Bagaimana Air Mata Tercipta dan Bisakah Kita Kehabisan?

Minggu, 03 Juli 2022 | 23:04 WIB
ilustrasi ilustrasi

RIAU24.COM - Air mata diproduksi oleh kelenjar lakrimal yang terletak di atas mata. 

Air mata menyebar ke seluruh permukaan mata saat berkedip, kemudian mengalir ke lubang kecil di sudut kelopak mata atas dan bawah sebelum berjalan melalui saluran kecil dan turun ke saluran air mata.

Meski produksi air mata dapat melambat karena faktor-faktor tertentu, seperti kesehatan dan penuaan, kita tidak akan pernah kehabisan air mata.

Anda menghasilkan lebih sedikit air mata basal seiring bertambahnya usia, itulah sebabnya mata kering lebih sering terjadi pada orang yang lebih tua. Hal ini terutama berlaku untuk wanita setelah menopause karena perubahan hormonal.

Apa pun yang menyebabkan iritasi mata dapat menyebabkan kelenjar lakrimal Anda menghasilkan air mata. Beberapa orang lebih sensitif terhadap iritasi daripada yang lain.

Selain bawang, mata Anda mungkin juga berair karena:

• bau yang kuat, seperti parfum
• cahaya terang
• muntah
• debu
• bahan kimia, seperti klorin dan produk pembersih
• terlalu banyak waktu layar
• membaca tulisan kecil atau membaca dalam waktu lama

Tujuan dari air mata emosional masih diteliti, tetapi diyakini dipengaruhi oleh faktor biologis, sosial, dan psikologis.

Beberapa peneliti percaya bahwa menangis adalah sinyal sosial untuk mendapatkan bantuan dari orang lain ketika Anda kesakitan, sedih, atau merasakan segala jenis kesusahan atau emosi yang ekstrem. Seringkali, ketika Anda menangis, itu mendorong orang lain untuk menawarkan dukungan, yang membuat Anda merasa lebih baik.

Ada bukti bahwa air mata emosional mengandung protein dan hormon tambahan yang tidak ditemukan dalam dua jenis air mata lainnya. Ini mungkin memiliki efek relaksasi atau penghilang rasa sakit yang membantu mengatur tubuh dan membantunya kembali ke keadaan normal.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...