Menu

Malas Minum dan Dehidrasi Juga Berisiko Bikin Kamu Terserang Penyakit Batu Ginjal

Amerita 8 Jul 2022, 23:23
ilustrasi
ilustrasi

RIAU24.COM - Batu ginjal seringkali tidak memiliki penyebab tunggal yang pasti, meskipun beberapa faktor dapat meningkatkan risiko.
zxc1
Batu ginjal terbentuk ketika urin Anda mengandung lebih banyak zat pembentuk kristal, seperti kalsium, oksalat, dan asam urat, daripada yang dapat diencerkan oleh cairan dalam urin Anda. 

Pada saat yang sama, urin Anda mungkin kekurangan zat yang mencegah kristal saling menempel, menciptakan lingkungan yang ideal untuk pembentukan batu ginjal
zxc2
Faktor-faktor yang meningkatkan risiko Anda terkena batu ginjal meliputi:


• Keluarga atau riwayat pribadi. Jika seseorang dalam keluarga Anda menderita batu ginjal, kemungkinan Anda terkena batu ginjal juga lebih besar. 

• Dehidrasi. Tidak minum cukup air setiap hari dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Orang yang tinggal di iklim hangat dan kering dan mereka yang banyak berkeringat mungkin berisiko lebih tinggi daripada yang lain.

• Diet tertentu. Makan makanan yang tinggi protein, natrium (garam) dan gula dapat meningkatkan risiko beberapa jenis batu ginjal. Hal ini terutama berlaku dengan diet tinggi natrium. Terlalu banyak garam dalam makanan Anda meningkatkan jumlah kalsium yang harus disaring ginjal Anda dan secara signifikan meningkatkan risiko batu ginjal.

• Kegemukan. Indeks massa tubuh (BMI) yang tinggi, ukuran pinggang yang besar, dan penambahan berat badan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko batu ginjal.

• Penyakit pencernaan dan pembedahan. Operasi bypass lambung, penyakit radang usus atau diare kronis dapat menyebabkan perubahan dalam proses pencernaan yang mempengaruhi penyerapan kalsium dan air, meningkatkan jumlah zat pembentuk batu dalam urin Anda.

• Kondisi medis lain seperti asidosis tubulus ginjal, sistinuria, hiperparatiroidisme, dan infeksi saluran kemih berulang juga dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

• Suplemen dan obat-obatan tertentu, seperti vitamin C, suplemen makanan, pencahar (bila digunakan secara berlebihan), antasida berbasis kalsium, dan obat-obatan tertentu yang digunakan untuk mengobati migrain atau depresi, dapat meningkatkan risiko batu ginjal.