Pasangan Ini Ditangkap Karena Gunakan Nama Bayi yang Sudah Meninggal Dunia untuk Tinggal di AS

Jumat, 29 Juli 2022 | 16:37 WIB
Penggeledahan di rumah pasangan itu ditemukan foto lama pasangan yang mengenakan seragam KGB /AFP Penggeledahan di rumah pasangan itu ditemukan foto lama pasangan yang mengenakan seragam KGB /AFP

RIAU24.COM - Sepasang suami istri yang tinggal di Amerika Serikat selama beberapa dekade dengan nama palsu yang dicuri dari bayi yang mati telah didakwa dengan pencurian identitas dan berkonspirasi melawan pemerintah, dalam kasus yang diwarnai dengan kecurigaan spionase.

Baca Juga: Rumah Mode Mewah Gucci Menjadi Merek Dunia Pertama yang Mengadopsi Crypto ApeCoin Sebagai Pembayaran

Walter Primrose dan istrinya Gwynn Morrison, keduanya lahir pada tahun 1955, ditangkap pada Jumat di Hawaii. Menurut dokumen, penggeledahan di rumah pasangan itu menemukan foto lama pasangan itu mengenakan seragam KGB.

Seorang hakim federal memutuskan pada hari Kamis bahwa sang suami berisiko melarikan diri dan memerintahkan penahanannya yang berkelanjutan. Sang istri akan muncul di hadapan hakim minggu depan.

Menurut dakwaan, pasangan itu belajar bersama di Texas pada 1970-an, dan menikah di sana pada 1980.

Untuk alasan yang tidak diketahui, pada 1987, mereka mengambil identitas Bobby Fort dan Julie Montague, bayi yang telah meninggal bertahun-tahun sebelumnya dan kuburannya dimakamkan di dekat mereka tinggal.

Pasangan itu kemudian menikah lagi pada tahun 1988 dengan identitas yang sama. Pada 1994, yang disebut Bobby Fort memasuki Coast Guard, di mana ia bertugas selama 20 tahun sebelum mengambil pekerjaan sebagai kontraktor Departemen Pertahanan.

Selama bertahun-tahun, pasangan ini memperoleh banyak dokumen resmi dengan identitas palsu mereka, termasuk SIM dan beberapa paspor.

Sementara dakwaan tidak menuduh spionase, sebuah dokumen yang diajukan menentang jaminan mereka menunjukkan kasus yang kompleks.

"Agen federal telah menyita surat yang ditujukan kepada pasangan itu yang mengacu pada terdakwa dengan nama selain Bobby, Julie, Walter, atau Gwynn," kata jaksa federal Clare Connors, menunjukkan bahwa mereka menggunakan banyak nama penyamaran.

Agen juga menemukan foto pasangan itu dalam seragam KGB.

“Seorang kerabat Morrison mengatakan kepada agen bahwa dia pernah tinggal di Rumania ketika masih menjadi bagian dari blok komunis,” kata Connors.

Baca Juga: Trending 1 Twitter, Korea Selatan Alami Hujan Deras Hingga Banjir Bandang Rendam Kota Seoul

“Primrose, sementara itu, telah diminta untuk melaporkan semua perjalanan ke luar negeri dan telah gagal melakukannya untuk beberapa perjalanan ke Kanada,” kata jaksa.

Pengacara Morrison, Megan Kau, mengatakan dalam komentar singkat kepada AFP bahwa kliennya membantah tuduhan itu.

(***)

PenulisR24/tya


Loading...
Loading...