Waspada! India Konfirmasi Kematian Cacar Monyet Pertama di Asia

Selasa, 02 Agustus 2022 | 13:24 WIB
India umumkan kematian cacar monyet pertama di Asia /Reuters India umumkan kematian cacar monyet pertama di Asia /Reuters

RIAU24.COM India mengonfirmasi kematian cacar monyet pertamanya pada Senin (1 Agustus), seorang pemuda di negara bagian selatan Kerala, yang merupakan kematian keempat di dunia yang diketahui dari penyakit dalam wabah saat ini.

Baca Juga: Ingin Kunjungi Wisata yang Ada di Myanmar, Yuk Intip Syaratnya!

Pekan lalu, Spanyol melaporkan dua kematian terkait cacar monyet dan Brazil yang pertama. Kematian di India juga merupakan yang pertama di Asia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan global pada 23 Juli.

Pria India berusia 22 tahun itu meninggal pada hari Sabtu, menteri pendapatan Kerala mengatakan kepada wartawan, menambahkan bahwa pemerintah telah mengisolasi 21 orang yang telah melakukan kontak dengannya.

"Orang itu mencapai Kerala pada 21 Juli tetapi mengunjungi rumah sakit hanya pada 26 Juli ketika dia menunjukkan kelelahan dan demam," kata Menteri K Rajan, menambahkan bahwa tidak ada alasan untuk panik karena tidak ada kontak utama yang menunjukkan gejala.

Menteri Kesehatan Kerala, Veena George, mengatakan kepada wartawan pada hari Minggu bahwa keluarga pria itu mengatakan kepada pihak berwenang pada hari sebelumnya bahwa dia telah dites positif di Uni Emirat Arab sebelum kembali ke India.

Kementerian kesehatan federal India tidak mengomentari kematian itu, kecuali mengatakan bahwa pemerintah telah membentuk satuan tugas pejabat senior untuk memantau kasus cacar monyet di negara itu, di mana media lokal telah melaporkan setidaknya terdapat lima infeksi.

WHO mengatakan akhir bulan lalu 78 negara telah melaporkan lebih dari 18.000 kasus cacar monyet, mayoritas di Eropa.

Dikatakan virus cacar monyet menyebabkan penyakit dengan gejala yang lebih ringan daripada cacar dan terjadi terutama di Afrika tengah dan barat. Penyakit ini ditularkan dari hewan ke manusia.

Baca Juga: Rumah Mode Mewah Gucci Menjadi Merek Dunia Pertama yang Mengadopsi Crypto ApeCoin Sebagai Pembayaran

Penularan dari manusia ke manusia terjadi melalui kontak dengan cairan tubuh, lesi pada kulit atau pada permukaan mukosa internal, seperti di mulut atau tenggorokan, tetesan pernapasan dan benda-benda yang terkontaminasi.

(***)

PenulisR24/tya


Loading...
Loading...