Penipu Legendaris Emmaunel Nwude Rampok Bank Asing Rp3,6 Triliun Untuk Pembangunan Bandara yang Sebenarnya Tidak Ada

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 10:28 WIB
Potret Emmanuel Nwude Penipu Legendaris dunia dari Nigeria/gridhype Potret Emmanuel Nwude Penipu Legendaris dunia dari Nigeria/gridhype

RIAU24.COM - Sebelum melakukan aksi penipuannya, Emmanuel Nwude diketahui sempat menjadi seorang Direktur di Union Bank of Nigeria.

Berdasarkan pengalamanya tersebut membuat ia mengetahui beberapa informasi dn dokumen penting yang tidak diketahui orang lain.

Baca Juga: Ini Resep Lotus Brownies Cheesecake Mudah dan Mewah

Dengan bakal pengetahuan itulah, ia menjadi seniman penipu dimana pada tahun 1995 Nwude melancarkan asksinya yang paling terkenal dalam sejarah. 

Seperti yang dikutip dari akun instagram @kamarjeri_official pada Jum’at (5/8/2022), Ia berpura-pura dan meniru tingkah Gubernur Bank Central Nigeria, Paul Ogwuma untuk melakukan negosiasi bisnis dengan seorang Direktur di BAnco Noreste Brazil, Nelson Sakaguchi

Dalam negosiasi tersebut, Nwude menjanjikan bisnis untuk membangun bandara di tengah ibukota Nigeria, Abuja. 

Sebagai negosiasi terlaksana penipuan tersebut tidak terdeteksi selama lebih dari satu tahun lamanya. 

Hingga akhirnya pada 1997, ketika sebuah bank Spanyol memutuskan untuk mngambil alih Banco Niroeste Brazil. 

Mereka menemukan adanya indikasi kecurangan dan tindak kriminal, sebab ditemukan bahwa Sakaguchi melakukan invetasi kepada Emmanuel Nwude dari tahun 1995-1998. 

Baca Juga: 8 Fakta Mempesona Tentang Hogwarts, Sekolah Sihir yang Ada di Film Harry Potter

Selama itu Sakaguchi telah mengirimkan uang sebanyak 242 juta dolas AS atau sekitar Rp3,6 triliun untuk bandara yang tidak pernah ada.

Tetapi, Nwude tidak langsung ditangkap dan pada tahun 2002 pemerintah Nigeria melakukan penyelidikan tersebut. 

Lalu, pada tahun 2004 setelah Sakaguchi bersaksi, Nwude ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara dengan dijatuhkan hukuman 5 tahun dan telah dibebaskan pada tahun 2006.

(***)

PenulisR24/zura


Loading...
Loading...