Ikon MU dan Wales, Ryan Giggs Terlibat Skandal dengan Mantan Pacarnya, Dituntut 5 Tahun Penjara

Senin, 08 Agustus 2022 | 10:58 WIB
Ryan Giggs, ikon dari MU dan Wales akan dituntut 5 tahun penjara karena diduga lakukan penyerangan kepada mantan pacarnya /Reuters Ryan Giggs, ikon dari MU dan Wales akan dituntut 5 tahun penjara karena diduga lakukan penyerangan kepada mantan pacarnya /Reuters

RIAU24.COM - Dalam kasus yang telah menjungkirbalikkan karir kepelatihannya, mantan pemain Manchester United (MU) Ryan Giggs akan diadili pada Senin (8/8) atas tuduhan penyerangan secara fisik dan secara paksa memanipulasi mantan pacarnya.

Baca Juga: Cerita Sepak Bola Pantai Gading Libatkan 10 Dukun

Pelatih berusia 48 tahun, yang terakhir menjabat sebagai pelatih tim nasional Wales, telah mengajukan pembelaan tidak bersalah atas tuduhan tersebut, yang membawa kemungkinan hukuman penjara lima tahun.

Hakim Hilary Manley akan memimpin sidang juri di pengadilan mahkota di Manchester, yang dijadwalkan akan dimulai pada 10:30 (09:30 GMT). Diperkirakan akan berlangsung selama 10 hari.

Pada 1 November 2020, ketika polisi dipanggil ke rumah Giggs di daerah Manchester, dia dituduh memukuli mantan pacarnya, eksekutif PR Kate Greville, dan menyebabkan kerusakan tubuh yang sebenarnya padanya.

Dia juga dituduh telah menyerang Emma Greville, adik perempuan mantannya, pada hari yang sama.

Selain itu, dia dituduh menggunakan taktik pemaksaan dan pengendalian terhadap Kate Greville selama pertunangan romantis mereka, yang dimulai pada 2017 dan berakhir dengan dugaan penyerangan.

Menurut tuduhan itu, Greville, 36, menjadi sasaran isolasi, diremehkan, penghinaan, pelecehan, degradasi, dan pelecehanmsebagai akibat dari perilakunya.

Pada November 2020, Giggs ditahan polisi di kediamannya dan kemudian dibebaskan dengan jaminan.

Pada penampilan pengadilan pertamanya pada bulan April tahun lalu, dia mengajukan pembelaan tidak bersalah dan menolak tuduhan itu.

Sidangnya dijadwalkan disidangkan pada Januari, tetapi ditunda karena dampak pandemi Covid 19 pada backlog kasus pengadilan.

Chris Daw, pengacara untuk Giggs, telah mewakili atlet terkemuka seperti mantan kapten sepak bola Inggris dan Chelsea John Terry, yang dibebaskan pada tahun 2012 dari pelecehan rasis terhadap rekan setimnya Anton Ferdinand.

Setelah ditempatkan cuti setelah dipenjara, Giggs mengundurkan diri sebagai manajer Wales pada bulan Juni.

Dia menyatakan bahwa dia tidak ingin persiapan tim untuk Piala Dunia tahun ini di Qatar terhambat oleh keingintahuan yang terus menerus seputar kasus ini.

Dia tetap dengan jaminan bersyarat, dan mengatakan dia berharap untuk membersihkan namanya.

Selama karir bermainnya, Giggs membuat rekor klub 963 penampilan untuk Manchester United, dimana ia merebut 13 kejuaraan Liga Premier dan dua trofi Liga Champions.

Baca Juga: Hadir di Piala Presiden Esports 2022 Tim Baru Bertajuk WORLD

Setelah David Moyes dipecat pada akhir musim 2013-14, ia mengambil alih kendali sementara Old Trafford, di mana ia kemudian memulai karir kepelatihannya. Sebelumnya, ia menjabat sebagai asisten Louis van Gaal selama dua tahun.

Wales lolos ke Euro 2020, yang merupakan penampilan turnamen besar kedua mereka sejak Piala Dunia 1958, setelah Giggs ditunjuk sebagai manajer pada Januari 2018.

(***)

PenulisR24/tya


Loading...
Loading...