Menu

Presiden Nepal Bidhya Devi Bhandari Dirawat di Rumah Sakit

Devi 10 Oct 2022, 11:15
Presiden Nepal Bidhya Devi Bhandari Dirawat di Rumah Sakit
Presiden Nepal Bidhya Devi Bhandari Dirawat di Rumah Sakit

Sementara itu, September ini, pengadilan puncak Nepal mengeluarkan pemberitahuan show cause kepada kantor Presiden Bidhya Devi Bhandari karena tidak mengautentikasi RUU kewarganegaraan yang disahkan oleh majelis rendah dan atas Parlemen negara itu.

Satu bangku Hakim Hari Prasad Phuyal memerintahkan Kantor Presiden untuk menyerahkan alasan tidak mengautentikasi RUU tersebut ke Mahkamah Agung, dalam waktu 15 hari.

Para pemohon telah mengklaim Presiden Bhandari tidak memenuhi kewajiban konstitusional sesuai Uu 113 (4) Konstitusi Nepal yang meminta mandamus dari pengadilan puncak.

Para pemohon juga telah mengklaim bahwa Presiden tidak memiliki hak diskresi sesuai konstitusi dan juga telah meminta putusan dari pengadilan atas kasus tersebut ditetapkan sebagai preseden. Ini terjadi setelah Bhandari membiarkan batas waktu untuk mengautentikasi RUU Kewarganegaraan yang dikirim oleh Parlemen Federal disahkan. Penasihat politik presiden Lalbabu Yadav menegaskan bahwa Bhandari telah menolak untuk mengautentikasi RUU itu "untuk menjaga konstitusi."  ***

 

Halaman: 12Lihat Semua