Menu

PAN Sebut Komunikasi KIB dan PDIP Lebih Intim Usai Pertemuan Airlangga-Puan

Amastya 11 Oct 2022, 09:30
Viva Yoga Mauladi, jubir PAN sebut komunikasi KIB dan PDIP lebih intim usai pertemuan Airlangga-Puan /baruaja.net
Viva Yoga Mauladi, jubir PAN sebut komunikasi KIB dan PDIP lebih intim usai pertemuan Airlangga-Puan /baruaja.net

RIAU24.COM - Pertemuan Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dengan Ketua DPR RI, Puan Maharani di Monas pada Sabtu (8/10) tidak diambil pusing oleh Partai Amanat Nasional (PAN).

Hal ini disampaikan oleh Viva Yoga Mauladi selaku Juru Bicara (Jubir) DPP PAN. Viva bahkan mengatakan pertemuan itu dapat memperkuat komunikasi KIB dengan PDIP agar lebih intim jelang Pilpres 2024 mendatang.

"Pak Airlangga dengan Mbak Puan adalah bagian dari rangkaian safari politik Mbak Puan dan PDIP ke seluruh partai politik. PAN mengapresiasi dan senang atas jalan pagi sehat itu karena silaturahmi dipastikan akan semakin mempererat hubungan antara PDIP dengan Golkar, yang secara otomatis juga akan semakin mempererat hubungan dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama dengan PAN dan PPP," kata Viva kepada wartawan, Selasa (11/10/2022) dikutip sindonews.com.

Wakil Ketua Umum DPP PAN ini juga menegaskan, KIB masih dan tetap solid. Bahkan, tidak ada yang meninggalkan dan ditinggalkan dalam KIB.

"Jika ada perubahan koalisi di KIB, bukan untuk mengurangi anggota, tetapi bertambah jumah anggota koalisi," ujarnya.

Viva menjelaskan, dari persyaratan pencalonan di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024, PDIP sudah dapat mengusung pasangan calon (paslon) sendiri, sehingga PDIP lebih bebas dalam menentukan tambahan koalisi untuk memperbesar basis konstituen di Pilpres 2024.

KIB pun sudah memenuhi persyaratan 20 persen presidential threshold.

"Begitu juga KIB sudah dapat memenuhi persyaratan presidential threshold 20 persen sesuai dengan pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu," terang mantan Anggota DPR RI ini.

Oleh karena itu, menurut Viva, kondisi politik masih cair dan dinamis. Dan proses komunikasi masih akan terus berlanjut, termasuk PDIP dan KIB yang akan terus menjalin komunikasi secara intensif.

"PDIP dan KIB akan terus menjalin komunikasi secara intensif untuk ke depannya dalam merumuskan peluang koalisi," tandasnya.

(***)