Menu

Masih Racik Cawapres Untuk Anies Baswedan, Surya Paloh dan AHY Terus Lakukan Pertemuan

Amastya 27 Oct 2022, 09:42
Surya Paloh masih racik cawapres untuk Anies Baswedan setelah beberapa kali bertemu dengan AHY
Surya Paloh masih racik cawapres untuk Anies Baswedan setelah beberapa kali bertemu dengan AHY

RIAU24.COM - Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem Surya Paloh, telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk membahas calon presiden (capres) yang akan mendampingi Anies Baswedan di Pemilu 2024.

Namun, selama beberapa pertemuan itu Surya Paloh mengatakan belum menentukan siapa cawapres yang akan menjadi pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024.

"Cawapres belum (diputuskan)," kata Surya Paloh usai pertemuan sekitar dua jam dengan AHY di Wisma Nusantara, Jakarta pada Rabu (26/10/2022) dikutip sindonews.com.

Menurut Paloh, semua nama masih sedang dinominasikan, masih diutak-atik dan dicari yang sesuai dengan bahasa, tanda-tanda dan kriteria yang diharapkan oleh Anies.

"Sedang kita nominasikan, kita utak-atik, kita cari, kita lihat lagi, kita lihat tanda-tanda dan bahasa dari berbagai aspek yang memungkinkan hingga pasangan Pak Anies-nya seperti apa yang diharapkan beliau sebagai capres," paparnya.

Mengenai peluang AHY dapat membawa kemenangan bersama Anies, Paloh menyebutkan bisa saja terjadi tapi soal cawapres ini sesuatu yang masih perlu dimatangkan.

"Bisa saja, tapi itulah barangkali yang masih perlu dimatangkan juga kan," jawab Paloh.

Mengenai AHY masuk kriteria Anies, Paloh mengatakan hal itu hanya Anies yang bisa menjawabanya. Ia juga menambahkan pihaknya sudah menyerahkan soal cawapres itu kepada Anies.

"Kalau saya orang tua ini, semua yang baik-baik pasti saya restuin," ucap Paloh. "Apa aja yang disukai (oleh Anies)," tambahnya.

Disisi lain, AHY menuturkan kesiapan dirinya untuk menjadi cawapres, pihaknya terus mempersiapkan diri apapun tugas yang harus dijalankan pada waktu yang tepat.

Untuk saat ini, AHY hanya memfokuskan agar Nasdem, Demokrat dan PKS bisa semakin menyatu dalam arti pikirannya dan pandangannya.

"Kemudian kalau banyak yang bertanya kapan, tentu kapan ini melihat momentum, menunggu momentum. Seringkali momentum itu dicreate bukan hanya ditunggu, itu mengapa kami tidak ingin tergesa-gesa terburu-buru karena yang lebih baik adl benar-benar solid dan benar-benar setelah itu hanya ada maju ke depan dan berlari. Bukan berhenti atau mundur ke belakang," kata AHY di kesempatan yang sama.

Soal dukungan pada dirinya sebagai cawapres Anies, putra sulung Presiden RI ke-6 ini mengatakan, pihaknya masih berprasangka baik pada apa yang terus diupayakan, sembari mempersiapkan diri dan menjemput takdir. Yang pasti, ketiga parpol ini harus solid.

"Ya kalau saya hanya ingin berprasangka baik, berprasangka baik terhadap apa yang terus kita ikhtiarkan, sambil terus mempersiapkan diri dan semua itu kan takdir. Kita hanya bisa mempersiapkan diri dan menjemput takdir kita seperti apa," ujarnya.

"Yang jelas kita sepakat di sini untuk Indonesia lebih baik, lebih sejahtera masyarakatnya, kita harus kompak dulu, harus solid. Dari situ kita bisa menghadirkan solusi-solusi yang penting untuk negara kita," pungkas AHY.

(***)