Menu

Api Merobek Bangunan Perumahan Gaza, Menewaskan 21 Orang

Devi 18 Nov 2022, 08:31
Kantor berita WAFA Palestina melaporkan bahwa beberapa anak termasuk di antara yang tewas [Mahmud Hams/AFP]
Kantor berita WAFA Palestina melaporkan bahwa beberapa anak termasuk di antara yang tewas [Mahmud Hams/AFP]

Jabalia adalah salah satu dari delapan kamp pengungsi di Gaza, rumah bagi 2,3 juta orang dan salah satu daerah terpadat di dunia. Daerah kantong itu berada di bawah blokade udara, laut, dan darat yang diberlakukan oleh Israel sejak 2007.

“Presiden memberikan instruksi untuk segera memberikan segala bentuk bantuan medis dan lainnya,” kata al-Sheikh di Twitter.

Seorang juru bicara COGAT, unit kementerian pertahanan Israel yang mengelola penyeberangan Erez, mengatakan kepada AFP bahwa Israel "akan memberikan bantuan ... sesuai kebutuhan" melalui titik transit.

UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina, mencuit bahwa "sangat sedih atas kematian tragis 21 orang" dalam kebakaran itu dan menyatakan "duka cita terdalam untuk keluarga dan masyarakat".

Tor Wennesland, utusan perdamaian PBB untuk Timur Tengah, juga menyatakan "belasungkawa yang tulus" kepada keluarga korban tewas dalam insiden tersebut, dalam sebuah unggahan di Twitter.

alt="Petugas pemadam kebakaran Palestina memadamkan api di Gaza." src="https://www.aljazeera.com/wp-content/uploads/2022/11/000_32NT8ZG.jpg?w=770&resize=770%2C514" />

Sambungan berita: ***
Halaman: 234Lihat Semua