Penampilan Cristiano Ronaldo Lawan Ghana: Satu Gol Dianulir, Penalti Kontroversial dan Rekor Baru di Piala Dunia 

Jumat, 25 November 2022 | 08:56 WIB
Potret Cristiano Ronaldo Saat Laga Piala Dunia Portugal vs Ghana. (Bola.net/Foto) Potret Cristiano Ronaldo Saat Laga Piala Dunia Portugal vs Ghana. (Bola.net/Foto)

RIAU24.COM Cristiano Ronaldo masih belum berhenti mencetak rekor di usianya yang mendekati kepala empat. Rekor baru diciptakannya saat Portugal menghadapi Ghana pada laga pertama Grup H Piala Dunia, Kamis (24/11/2022) malam WIB.

Setelah sempat dihujani kritikan sebelum Piala Dunia 2022, Ronaldo sama sekali tidak terpengaruh. 

Baca Juga: Piala Dunia 2022, Tunisia vs Australia: Prediksi, Head-to-Head dan Lineup
 

Ia tetap tampil trengginas untuk membantu Portugal mencapai posisi terbaik di edisi tahun ini.

Ronaldo berkontribusi di laga tersebut untuk membantu kemenangan 3-2 Portugal atas Ghana di Ras Abu Aboud Stadium. Ia mencetak sebiji gol di menit ke-65 lewat penalti.

Pemain yang sudah berusia 37 tahun itu terlihat semringah seusai mencetak gol. Selebrasi khasnya sudah kembali.

Peluang Emas Pertama

Ronaldo turun sebagai penyerang depan dalam formasi 4-4-2 berlian. Bersama Joao Felix di depan, Ronaldo lebih fokus mencari ruang di depan.

Kesempatan emas pertama itu hadir tak lama setelah sepak mula. Di menit ke-10, para pemain Portugal berhasil memanfaatkan kesalahan Ghana dalam membangun serangan.

Ronaldo langsung bergerak ke dalam kotak penalti. Ia menerima umpan matang dan tinggal berhadapan satu lawan satu melawan kiper Ghana, Lawrence Ati-Zigi. Upayanya kemudian berhasil diblok sang kiper.

Gol yang Dianulir 

Ronaldo akhirnya kembali mendapatkan peluang emas. Tidak seperti sebelumnya, kali ini ia berhasil mencetak gol di menit ke-31.

Namun, wasit dengan cepat menganulirnya. Ronaldo dianggap melakukan pelanggaran kepada Alexander Djiku.

Dalam tayangan ulang, body charge antara kedua pemain tampak adil. Hanya saja dalam kondisi tersebut, tangan Ronaldo ikut ‘bermain’ yang membuat Djiku jatuh, sehingga membuat wasit menyatakan itu sebagai pelanggaran.

Baca Juga: Piala Dunia 2022: Pihak Qatar Bolehkan Atribut Topi Ember Pelangi Selama Pertandingan Wales vs Iran  

Banyak Tembakan

Ronaldo sebagai ujung tombak serangan Portugal memang terasa. Sepanjang 88 menit di lapangan, eks pemain Juventus tersebut sukses menciptakan empat tembakan. Jumlah itu merupakan yang terbanyak di pertandingan.

Meski begitu, Ronaldo mengalami penurunan di dua babak tersebut. Di babak kedua, satu-satunya tendangan yang dilepaskan Ronaldo lahir dari tendangan penalti yang kemudian menjadi gol.

Ronaldo lebih garang di babak pertama. Tiga dari lima tembakan Portugal di babak pertama milik Ronaldo.

Penalti yang Kontroversial

Publik kembali tertuju ke Ronaldo gara-gara sang mega bintang ini dianggap melakukan diving atau upaya mengelabui wasit bahwa dirinya dilanggar sampai terjatuh. Upaya Ronaldo berhasil. Wasit utama Ismail Elfath memberikan penalti untuk Portugal.

Penalti ini kontroversial karena duel dengan Mohammed Salisu tampak adil. Keduanya dalam keadaan sama-sama merebut bola, tetapi Ronaldo menjatuhkan dirinya.

Namun, penalti itu dianggap diberikan oleh wasit utama karena Ronaldo lebih dulu menyentuh bola. Baru kemudian datang kaki Salisu dan tabrakan ke badan Ronaldo yang membuatnya terjatuh.

Rekor Baru 

Ronaldo akhirnya yang maju sebagai algojo. Ia tidak ingin menyia-nyiakan peluang untuk mencetak gol. Benar saja, tendangan kerasnya gagal dijangkau oleh Ati-Zigi.

Ronaldo tanpa ampun mengincar sisi sebelah kanan gawang Ghana. Tendangannya sebetulnya tertebak oleh sang kiper, namun kekuatannya sungguh kencang.

Alhasil, Ati-Zigi gagal menyelamatkan tendangan tersebut. Portugal pun unggul 1-0 di menit ke-65.

Walaupun mencetak gol, Ronaldo tidak bermain penuh. Ia digantikan di menit ke-88.

Ronaldo tidak sendirian diganti saat itu. Ada juga dua pemain yang ikut diganti, yaitu Joao Felix dan Bernardo Silva.

Pemain yang menggantikan Ronaldo adalah Goncalo Ramos. Pemain yang baru berusia 21 tahun dan bermain untuk Benfica.

(***)
 

PenulisR24/zura


Loading...
Loading...