Demokrat Buka Suara Soal Relawan Minta Izin Tempur Hadapi Lawan Politik Jokowi

Selasa, 29 November 2022 | 15:03 WIB
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra. Sumber: Detik.com Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra. Sumber: Detik.com

RIAU24.COM - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengomentari pernyataan siap tempur yang dilontarkan relawan Nusantara Bersatu kepada Presiden Joko Widodo.

Katanya, pernyataan siap tempur itu merupakan bentuk sikap intimidasi dikutip dari wartaekonomi.co.id, Selasa, 29 November 2022.

Menurutnya, politik merupakan adu gagasan, adu ide, adu solusi untuk permasalahan bangsa dan adu jejak rekam.

Baca Juga: Partai Mati-matian Dukung Ketum Soal Gubernur Tak Lagi Dipilih Rakyat

Dia memastikan, politik bukan sebuah ajang adu fisik.

Apa lagi perkataan itu diucapkan oleh seseorang yang memiliki jabatan penting seperti Benny Rhamdani.

"Bukan menggunakan intimidasi, apalagi melakukan kriminalisasi atau melabel yang berbeda pasti melanggar hukum," ujarnya.

Baca Juga: Cerita Koalisi Perubahan yang Dicap Kelompok Bising Sarat Seremoni

Pernyataan itu juga menunjukkan pembenaran pemikiran yang penuh dengan nada-nada ancaman, intimidatif dan kekerasan verbal yang bisa berujung kepada tindak kekerasan di lapangan.

Menurutnya, hal itu seakan ingin memberi sinyal terutama ke pihak-pihak yang berbeda atau kritis terhadap pemerintah dengan memakai contoh-contoh ekstrem sambil mengirim pesan tersamar.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...