Polisi Lakukan Razia Pada Siswa Menengah Kejuruan Negri 7 di Surabaya

Rabu, 07 Desember 2022 | 23:56 WIB
sumber liputan6.com sumber liputan6.com

RIAU24.COM - Polrestabes Surabaya mengerahkan ratusan handphone milik siswa SMK Negeri 7 Surabaya untuk mengantisipasi hal-hal negatif, terutama aksi preman atau remaja bersenjata tajam.

Baca Juga: Film Buatan BUMN Dapat Kritikan Pedas dari Kader PSI: Nggak Gitu-gitu Amat Mencari Keuntungan

Polisi memeriksa percakapan WhatsApp dan media sosial lainnya.

“Kami cek handphone perwakilan mahasiswa di sini, tidak ada adik-adik di sini, ada grup WA yang mengajak kegiatan tidak baik,” kata Wakasat Binmas Polrestabes Surabaya Polda Jatim AKP Achmadi, Rabu (7/12/2022).

Achmadi mengungkapkan, pengecekan dilakukan secara acak mengingat batas waktu dan jumlah siswa yang cukup banyak.

“Tidak mungkin memeriksa semuanya karena ada 2.000 siswa, kami hanya memeriksa secara acak 150 sampai 200 siswa,” ujarnya.

Achmadi mengatakan, dari ratusan ponsel yang diperiksa, tidak ditemukan adanya percakapan WhatsApp yang berujung tawuran.

“Tidak hanya sekolah ini (SMK 7), kami juga akan mengunjungi beberapa sekolah di Kota Surabaya secara bergilir,” ujarnya.

Kabid Humas Polrestabes Surabaya Kompol Muchamad Fakih menambahkan, kegiatan tersebut merupakan langkah awal agar mahasiswa tidak terpengaruh oleh aktivitas perkumpulan preman yang saat ini marak di Surabaya.

Baca Juga: Kasus ‘Polisi Diduga Diperas Polisi’, Bripka Madih Pilih Mengundurkan Diri

“Kami di Polrestabes Surabaya melakukan sosialisasi kepada mahasiswa dan melakukan sidak untuk mengantisipasi sejak dini keterlibatan mahasiswa dalam geng,” ujarnya.

Wakil Direktur Kemahasiswaan SMKN 7 Surabaya Joko Catur berterima kasih kepada polisi. Dengan adanya razia, pihak sekolah dapat mengantisipasi lebih dini terhadap kegiatan yang mengarah pada tawuran.

“Kalau mahasiswa kita memang terlibat, bisa kita tangani lebih cepat agar tidak menular ke mahasiswa kita yang lain,” ujarnya.

PenulisR24/int


Loading...
Loading...