Soal Pencapresan 2024, Wapres: MUI Jangan Ikut-ikut Meramaikan

Jumat, 09 Desember 2022 | 09:07 WIB
Wapres, Ma'ruf Amin mengingatkan MUI untuk tidak ikut-ikut meramaikan soal capres Pemilu 2024 /medcom.id Wapres, Ma'ruf Amin mengingatkan MUI untuk tidak ikut-ikut meramaikan soal capres Pemilu 2024 /medcom.id

RIAU24.COM - Jelang Pemilu 2024 dan soal capres-mencapres, Wakil Presiden (Wapres) Indonesia yakni KH Ma’ruf Amin mengingatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk tidak ikut-ikut meramaikan.

Baca Juga: Jokowi Tak Jadi Reshuffle Rabu Pon, Benarkah?

Hal itu diungkapkan oleh orang nomor dua di Indonesia ini saat dirinya disinggung awak media mengenai arahan kepada MUI jelang tahun politik 2024 mendatang.

“Soal pemilu saya sudah berkali-kali bahwa kita pada MUI itu kita jangan ikut dalam soal rame-rame pencalonan (capres), karena pencalonan itu dilakukan oleh partai-partai politik, atau gabungan partai politik,” ujar Wapres di sela menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II Majelis Ulama Indonesia (MUI), di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Kamis (8/12/2022) dikutip sindonews.com.

Wapres mengatakan MUI hanya boleh untuk memberikan guidance atau pedoman-pedoman untuk masyarakat dalam memilih calon yang terbaik.

“Tetapi kalau nanti sudah ada calon-calon maka MUI boleh memberikan guidance saja, semacam pedoman bagaimana cara memilih calon yang terbaik, yang paling baik. Jadi sifatnya lebih pada petunjuk-petunjuk yang membawa kebaikan,” paparnya.

Lebih lanjut, mantan Ketua MUI itu mengingatkan jika MUI hanya ada satu visi, yaitu visi MUI.

“Saya katakan, tadi saya bilang, di MUI hanya ada satu visi, visi MUI. Jangan ada visi yang lain, visi perorangan, visi kelompok, kalau di MUI itu tidak satu visi, rusak, MUI ini akan rusak, akan kacau. Jadi hanya satu visi, yaitu visi MUI yaitu sebagai pelayan umat, menyatukan umat,” tegasnya.

Baca Juga: Kader di Riau Siap Bergerak Usai PKS Dukung Anies Calon Presiden

“Saya kira tepat sekali tema kali ini, karena MUI adalah wadah perkhidmatan, perkhidmatan para ulama, para cendekiawan, perkhidmatan terhadap umat dan kepada bangsa dan negara. Ini saya kira itu memang visi MUI, kita sebut dengan pelayan umat, berkhimatan sebagai mitra pemerintah,” tandasnya.

(***)

PenulisR24/tya


Loading...
Loading...