Menu

Diduga Disebabkan Kanal Perusahan Tidak Berfungsi, Longsor Cukup Parah Terjadi di Desa Simpang Ayam Hingga Ratusan Hektar

Dahari 11 Dec 2022, 17:07
Kondisi longsor di Desa Simpang Ayam Bengkalis
Kondisi longsor di Desa Simpang Ayam Bengkalis

RIAU24.COM -BENGKALIS - Ratusan hektar lahan di Desa Simpang ayam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis mengalami longsor akibat diguyur hujan tinggi, Minggu 11 Desember 2022.

Kepala Desa Simpang Ayam, Mujiono saat dikonfirmasi Riau24.com melalui via solulernya menyampaikan bahwa longsor tersebut akibat guyuran hujan cukup tinggi dan juga diakibatkan kanal kanal perusahan PT Meskom Agro Sarimas (MAS) yang tidak berfungsi.

"Ini bukan abrasi tapi longsor pak, selain curah hujan tinggi, juga diakibatkan kanal kanal pihak perusahaan yang tidak berfungsi. Jadi kami berharap melalui instansi terkait baik itu dari Bupati Bengkalis mohon kiranya ditinjau ulang kelapangan, terkait kanal kanal perusahaan yang tidak difungsikan dengan baik,"ungkap Mujiono Kades Simpang Ayam, Minggu 11 Desember 2022.

Tentunya, Dusun Setia Jaya, Desa Simpang Ayam, ungkap Mujiono, selama ini tidak pernah mengalami banjir. Dan sekarang banyak rumah warga yang dijalan setia jaya terendam banjir, dikarenakan debit air yang cukup tinggi dari kanal kanal perusahaan yang mengalir keperkampungan.

"Yang longsor ini cukup parah, karena kemarin jalan yang baru kita base sekarang terkena longsor. Longsor ini diperkirakan diatas 100 hektar lebih. Longsor ini cukup parah dibandingkan tahun 2021 lalu,"ungkapnya.

Diutarakan Mujiono, dengan terjadinya longsor yang cukup parah tersebut, sehingga para nelayan yang ada di Desa Simpang Ayam tidak dapat menangkap ikan atau tidak bisa melaut.

"Pasalnya, sampai sore ini masih terus ada pergeseran pergeseran tanah disebabkan endapan air, sehingga terjadilah retakan retakan. Memang cukup parah kejadian ini,"bebernya.

Kembali disinggung apakah pihak Pemda Bengkalis sudah ada yang turun kelapangan, Mujiono mengungkapkan, sampai saat ini belum ada pemda Bengkalis yang turun, hanya saya Danramil 01 Bengkalis dan anggota yang meninjau kejadian tersebut.

"Kalau pihak pemda belum ada yang turun, hanya saja Danramil sama anggotanya yang turun. Memang ada dari BPBD, mereka hanya melihat sebentar lalu pulang. Dan saran dari Danramil Bengkalis, agar melihat kondisi cuaca, jika terjadi lagi kami diminta membuat posko pengaduan dikampus Maritim Desa Simpang Ayam. Memang masalah ini saya belum kordinasikan ke Direktur kampus,"pungkasnya seraya kejadian tersebut sejak pagi tadi.