Menu

Uskup Agung Canterbury Desak Gereja Anglikan Uganda Untuk Tolak Undang-undang Anti-LGBT

Amastya 10 Jun 2023, 17:45
Pada bulan April, GAFCON mengumumkan hilangnya kepercayaan pada Uskup Agung Welby karena dukungannya untuk pemberkatan serikat sesama jenis di gereja-gereja /Reuters
Pada bulan April, GAFCON mengumumkan hilangnya kepercayaan pada Uskup Agung Welby karena dukungannya untuk pemberkatan serikat sesama jenis di gereja-gereja /Reuters

Kekhawatiran yang diajukan oleh Uskup Agung Justin Welby

Mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam, Uskup Agung Justin Welby menulis surat kepada Uskup Agung Stephen Kaziimba, Primat Uganda, mengungkapkan kesedihan dan kekecewaannya mengenai sikap Gereja.

Dia menekankan bahwa tidak ada provinsi dalam Komuni Anglikan yang boleh mendukung undang-undang diskriminatif seperti itu, karena bertentangan dengan resolusi, ajaran, dan esensi Injil yang dibagikan oleh Anglikan di seluruh dunia.

"Tidak ada pembenaran bagi provinsi mana pun dari Komuni Anglikan untuk mendukung undang-undang semacam itu tidak dalam resolusi kita, tidak dalam ajaran kita, dan tidak dalam Injil yang kita bagikan," ucapnya.

Uskup Agung Welby mengakui konteks historis pemerintahan kolonial di Uganda dan meyakinkan bahwa seruannya bukanlah upaya untuk memaksakan nilai-nilai Barat pada komunitas Anglikan Uganda.

Sebaliknya, Paus menekankan bahwa niatnya adalah untuk mengingatkan mereka tentang komitmen yang telah kita buat sebagai Anglikan untuk memperlakukan setiap orang dengan perhatian dan rasa hormat yang layak mereka dapatkan sebagai anak-anak Allah.

Sambungan berita: Sikap Uskup Agung Kaziimba
Halaman: 123Lihat Semua