Menu

Moskow: Perang di Ukraina Lanjut sampai AS Berhenti Saingin Rusia 

Zuratul 12 Jul 2023, 14:18
Moskow: Perang di Ukraina Lanjut sampai AS Berhenti Saingin Rusia. (France24/Foto)
Moskow: Perang di Ukraina Lanjut sampai AS Berhenti Saingin Rusia. (France24/Foto)

RIAU24.COM - Rusia menuturkan perang di Ukraina akan terus berlanjut sampai negara Barat menghentikan rencananya untuk mendominasi dunia dan mengalahkan Moskow.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menuturkan tujuan kolektif Amerika Serikat dan sekutunya selama ini yakni memperkuat hegemoni global.

"Mengapa konfrontasi bersenjata di Ukraina tidak berakhir? Jawabannya sangat sederhana. Ini akan berlanjut sampai Barat menghentikan rencananya untuk mempertahankan dominasinya dan mengatasi keinginan obsesifnya untuk mengalahkan Rusia melalui bonekanya, Kyiv," kata Lavrov melalui transkrip wawancara tertulisnya dengan media pada Selasa (11/7).

"Untuk saat ini, tidak ada tanda-tanda perubahan soal ini," paparnya menambahkan.

Selain itu, Lavrov mengatakan perang di Ukraina terus berkobar lantaran AS cs masih terus menyulut eskalasi, salah satunya dengan mengirim senjata ke Kyiv.

"Kami melihat bahwa Amerika dan pengikut mereka terus dengan tergesa-gesa memasok senjata ke Ukraina dan mendorong Volodymyr Zelensky untuk melanjutkan permusuhan," ucap Lavrov.

Rusia melancarkan invasi skala penuh di Ukraina sejak Februari 2022 dengan menyebutnya sebagai "operasi militer khusus".

Beberapa klaim Rusia melancarkan invasi yakni demi denazifikasi Ukraina dan dugaan pelanggaran HAM terhadap warga yang berbahasa Rusia.

"Pemberontakan bersenjata berkobar di Donbas Ukraina yang sebagian besar dihuni orang Rusia. Rezim Kyiv bahkan tidak mencoba menyelesaikan masalah dengan cara politik dan diplomatik. Selama bertahun-tahun, Ukraina memusnahkan penduduk di wilayah itu hanya karena mereka ingin berbicara dengan Bahasa Rusia," klaim Lavrov seperti dikutip dari situs Kemlu Rusia.

Namun, hingga kini Rusia tak pernah membeberkan bukti detail soal tuduhannya itu terhadap Ukraina.

(***)