Menu

Streamer Twitch Thailand Jadi Sasaran Pelecehan Rasis di Belgia, Hadapi Penjahat Saat Live Streming

Amastya 14 Jul 2023, 07:47
Thai Twitch streamer /Twitter
Thai Twitch streamer /Twitter

RIAU24.COM - Dalam insiden mengejutkan di Brussels, Belgia, streamer Twitch Thailand bernama Ppim menjadi sasaran cercaan rasis saat streaming sesi ‘IRL’ (In Real Life).

Streamer itu dihadapkan oleh sekelompok individu yang dengan sengaja menyapanya dengan kata ‘China’ dan membuat komentar rasial, yang bertujuan untuk mengejeknya berdasarkan etnis Asia-nya.

Ppim sedang melakukan streaming langsung di Twitch di Brussels ketika insiden menyedihkan itu terjadi.

Ketika dia sedang berjalan di Brussels, beberapa penjahat mendekatinya dan menggunakan frasa ‘Ni hao,’ biasanya dikaitkan dengan bahasa China, dengan maksud yang jelas untuk mengejeknya.

Tidak mau mentolerir perilaku seperti itu, Ppim segera berbicara kepada para penjahat di siaran langsungnya.

Dia dengan berani menghadapi mereka dengan mengatakan bahwa dia bukan dari Tiongkok dan mendesak mereka untuk mendidik diri mereka sendiri tentang budaya dan etnis yang berbeda.

Pernyataan rasial yang menghina yang ditujukan pada Ppim memicu kemarahannya yang mengarah pada tanggapan cepat. Dalam sebuah video yang menangkap insiden tersebut, Ppim terlihat menghadapi orang-orang yang telah menggunakan frasa ‘Ni hao’ dengan cara yang tidak sopan.

Dengan nada yang kuat dan tegas, dia mengungkapkan rasa frustrasinya, dan mengatakan bahwa dia tidak berasal dari China melainkan dari Thailand.

Reaksinya yang penuh gairah yang terlihat dalam video jelas menunjukkan penolakannya untuk mentolerir perilaku ofensif seperti itu.

"Ni hao. F ** k Anda. Saya bukan dari China. Saya dari Thailand. Anda f ** king mendidik. Tidak semua orang berasal dari China. F ** k Anda. You f ** king bi * ch, "Ppim terlihat mengatakan dalam video.

Selain cercaan rasial, rekaman video juga mengungkapkan momen yang mengganggu ketika salah satu pria melakukan upaya yang tidak pantas untuk menyentuh Ppim, semakin menambah sifat menyedihkan dari insiden tersebut.

Penting untuk dicatat bahwa insiden ini, dalam arti yang lebih luas, menyoroti masalah diskriminasi rasial yang terus berlanjut yang dihadapi oleh individu-individu keturunan Asia.

Sayangnya, ini bukan kasus yang terisolasi, karena pelanggaran rasial terus mengganggu berbagai aspek masyarakat.

(***)