Menu

Sekolah di Padang Liburkan Siswa yang Rumahnya Terdampak Banjir Bandang 

Zuratul 15 Jul 2023, 22:06
Sekolah di Padang Liburkan Siswa yang Rumahnya Terdampak Banjir Bandang. (Twitter/Foto)
Sekolah di Padang Liburkan Siswa yang Rumahnya Terdampak Banjir Bandang. (Twitter/Foto)

RIAU24.COM - Sekolah Dasar Negeri 33 Komplek Rawang Jondul, Padang Selatan, Padang, Sumatra Barat (Sumbar) terpaksa meliburkan muridnya pada Sabtu (15 Juli) karena terdampak banjir yang melanda sehari sebelumnya.

"Sampai Sabtu ini kondisi ruang belajar masih digenangi air serta material lumpur sehingga murid kelas satu sampai kelas empat diliburkan," kata Kepala SDN 33 Rawang Jondul Zulfatmi di Padang, Sabtu, 15 Juli 2023.

Sedangkan untuk murid kelas lima dan kelas enam, lanjutnya, tetap datang ke sekolah dan menjalani proses belajar mengajar hingga pukul 11.00 WIB. 

Ia mengatakan, genangan air yang terjadi sejak Jumat (14 Juli) itu menggenangi dua belas dari total delapan belas ruang belajar yang ada di sekolah setempat.

"Ada dua belas ruang belajar yang digenangi oleh banjir, termasuk satu ruang kantor dan satu ruang guru. Sedangkan sisanya berada di lantai dua," jelasnya.

Zulfatmi menceritakan, genangan air di sekolah itu mencapai satu meter sehingga merendam meja, bangku, buku-buku murid, serta mobiler (perlengkapan sekolah)  lain yang ada di dalam lokal. 

Hingga Sabtu siang bekas sisa lumpur serta genangan air masih menggenangi ruang belajar SDN 33 Rawang Jondul, yang berlokasi di Kecamatan Padang Selatan tersebut.

"Beberapa lokal yang airnya mulai surut telah mulai kami bersihkan secara swadaya bersama guru-guru, penjaga sekolah, serta beberapa murid," jelasnya.

Ia berharap, hujan tidak kembali mengguyur daerah setempat agar murid SDN 33 yang berjumlah total 521 orang bisa mengikuti proses belajar mengajar secara normal pada Senin (17 Juli).

"Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang serta instansi terkait untuk membersihkan sisa-sisa banjir yang tersisa di kelas-kelas," jelasnya.

Ia menyebutkan setelah terdampak banjir pihak sekolah membutuhkan bantuan berupa buku-buku bagi para siswa, karena telah basah direndam air.

(***)