Menu

Mencegah Konflik Perusahaan dan Masyarakat, Dandim 0303 Bengkalis Lakukan Komsos

Dahari 18 Jul 2023, 12:29
Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia Hermanto
Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia Hermanto

RIAU24.COM -BENGKALIS - Dandim 0303 Bengkalis Letkol inf Endik Yunia H, Kasdim Mayor Arh Sudiyono, Danramil 03 Mandau Kapten Arh Jemirianto bersama jajaran melaksanakan komunikasi sosial bersama para pimpinan perusahaan yang menggarap usaha diwilayah kabupaten Bengkalis, Senin 17 Juli 2023 kemarin.

Mengangkat tema "Moderasi Beragama dan Tantangan Polarisasi di Indonesia" dihadiri oleh komponen masyarakat lainnya. Letkol Inf Endik menyampaikan bahwa akan penting peran perusahaan dalam memitigasi konflik sosial di tengah tengah masyarakat.

“Keberadaan perusahaan, dunia usaha dan dunia industri di wilayah Kabupaten Bengkalis dewasa ini sangat berperan penting dalam mengangkat taraf hidup masyarakat. Disamping itu, jajaran perusahaan juga berperan penting dalam mencegah konflik sosial yang dapat mengganggu ketenteraman,"ujar Letkol Inf Endik Yunia Hermanto.

Dengan komsos tersebut, Letkol Inf Endik berkaca adanya konflik sosial antara PT Panahatan dan masyarakat di wilayah Kecamatan Bathin Solapan. Menurutnya, pada peristiwa itu, seorang warga meninggal dunia akibat luka diduga terkena benda tumpul.

"Ini demi mencegah kejadian serupa terulang dilain waktu sekaligus memberi ruang yang aman dan nyaman bagi para investor dalam berinvestasi guna mensejahterakan masyarakat, saya mengajak agar seluruh pihak untuk berpartisipasi dan aktif menjadi agen pencegah konflik,"ujarnya.

“Kalau ada perselisihan di internal perusahaan ataupun dengan masyarakat sekitar, segera selesaikan dengan cara musyawarah mufakat. Jangan pakai cara kekerasan yang memicu keributan, harus ada Win-win Solutionnya. Perusahaan tidak rugi, masyarakatnya juga terayomi bahkan bisa diberdayakan sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan ditengah masyarakat," sambungnya.

Upaya lebih kondusif, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memetakan wilayah-wilayah tertentu yang diduga rawan konflik untuk kemudian dilakukan penyuluhan serta pendekatan lebih humanis agar potensi atau pemicu konflik bisa diatasi. 

“Tim kita selalu patroli di berbagai tempat dan lokasi, mulai dari unit intel sampai dengan Babinsa. Dengan ini, kerja sama antara seluruh komponen bangsa sangat dibutuhkan agar kondusifitas dikota minyak tetap terjaga. Bila keamanan terbina dengan baik, maka gairah investasi bakal lebih besar. Dengan mensejahterakan masyarakat dengan terbukanya banyak lapangan kerja dapat terwujud,” pungkasnya.