Menu

PBB: Dukungan Pakistan Untuk Rezim Taliban Memperkuat Teror di Dalam Perbatasannya

Amastya 27 Jul 2023, 17:12
Seorang Talib berjaga di sebuah pos pemeriksaan di samping visual kepala ISI saat itu Letnan Jenderal Faiz Hameed di Kabul segera setelah Taliban mengambil alih Afghanistan pada Agustus 2023 /Reuters
Seorang Talib berjaga di sebuah pos pemeriksaan di samping visual kepala ISI saat itu Letnan Jenderal Faiz Hameed di Kabul segera setelah Taliban mengambil alih Afghanistan pada Agustus 2023 /Reuters

RIAU24.COM - Hampir dua tahun setelah deep state Pakistan menyambut kembalinya Taliban untuk berkuasa di Afghanistan, Dewan Keamanan PBB dalam laporan terbarunya mengatakan bahwa pengambilalihan Taliban di Afghanistan telah memberanikan Tehrik-e-Taliban Pakistan [TTP], menghasilkan sebuah peningkatan serangan lintas-perbatasannya di Pakistan.

Disebutkan bahwa ada bukti bahwa beberapa entitas teroris global menggunakan TTP sebagai kedok untuk menghindari pembatasan Taliban Afghanistan, menambahkan bahwa pembatasan yang lebih besar terhadap kelompok semacam itu dapat mendorong mereka untuk bergabung dengan Negara Islam Khorasan (ISKP).

Laporan tersebut mengklaim bahwa pada Juni 2023, beberapa operator TTP dipindahkan dari perbatasan Pak-Afghanistan atas permintaan dari Pakistan.

Namun, TTP bisa menjadi ancaman regional jika terus menikmati perlindungan dari Taliban, katanya, menambahkan bahwa satu negara anggota mencatat bahwa TTP dibantu oleh Al Qaeda Subkontinen India (AQIS).

Hubungan antara Taliban Afghanistan dan Tehreek-e-Taliban Pakistan telah terjalin selama puluhan tahun perang baik di dalam Afghanistan maupun di seberang perbatasan di Pakistan.

Pemimpin TTP telah bersumpah setia kepada apa yang disebut amir Taliban dan mengatakan kelompoknya adalah bagian dari Imarah Islam Taliban di Afghanistan.

Halaman: 12Lihat Semua