Menu

Beberapa Orang yang Datang ke Kanada dengan Visa Pelajar Terlibat dalam Kegiatan Kriminal

Amastya 10 Aug 2023, 16:59
Pada tahun 2018, CBSA menyelidiki kelompok-kelompok kejahatan terorganisir dan menyadari masalah dengan siswa yang tidak bersekolah dan terlibat dalam kegiatan kriminal di Kanada /pexels
Pada tahun 2018, CBSA menyelidiki kelompok-kelompok kejahatan terorganisir dan menyadari masalah dengan siswa yang tidak bersekolah dan terlibat dalam kegiatan kriminal di Kanada /pexels

RIAU24.COM Badan Layanan Perbatasan Kanada (CBSA) telah menemukan bukti bahwa beberapa orang yang datang ke Kanada dengan visa pelajar tidak menghadiri universitas atau perguruan tinggi, dan terlibat dalam kegiatan kriminal dan geng.

Pada 21 Juli, CBSA mengatakan kepada publikasi The Globe and Mail bahwa penyelidikan terhadap 300 siswa yang memperoleh izin belajar dengan surat penerimaan palsu dari universitas dan perguruan tinggi mengidentifikasi 10 orang yang terlibat dalam kegiatan kriminal.

Investigasi agensi terhadap penyalahgunaan visa pelajar dimulai pada penyelidikan 2018 terhadap kejahatan terorganisir. Penyelidikan 2018 mengarah pada penemuan bahwa visa pelajar digunakan oleh orang-orang untuk datang ke Kanada untuk bergabung dengan geng.

Berbicara kepada publikasi, juru bicara CBSA Guillaume Bérubé mengatakan bahwa agensi akan terus memfokuskan sumber daya investigasi darat pada kasus-kasus berisiko tinggi, dengan kriminalitas dan keamanan nasional menjadi prioritas tertinggi.

Pada bulan Juli, wakil presiden Cabang Intelijen dan Penegakan CBSA Aaron McCrorie mengirim surat kepada sebuah kelompok bernama Siswa yang Menjadi Korban Penipuan, Hindustan Times melaporkan pada hari Rabu (9 Agustus).

Surat itu menyatakan bahwa pada tahun 2018, agensi tersebut menyelidiki kelompok-kelompok kejahatan terorganisir dan menyadari masalah dengan siswa yang tidak bersekolah dan terlibat dalam kegiatan kriminal.

Halaman: 12Lihat Semua