Menu

Kim Jong-un Ingin Produksi Rudal Dipercepat untuk Persiapan Perang

Zuratul 14 Aug 2023, 10:32
Kim Jong-un Ingin Produksi Rudal Dipercepat untuk Persiapan Perang. (iNews.id/Foto)
Kim Jong-un Ingin Produksi Rudal Dipercepat untuk Persiapan Perang. (iNews.id/Foto)

RIAU24.COM - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, menyerukan peningkatan produksi rudal dan peluru artileri saat melakukan inspeksi ke pabrik-pabrik amunisi diwilayahnya.  

Peningkatan produksi itu, menurut Kim Jong Un, diperlukan agar Pyongyang bisa mengamankan 'kekuatan militer yang luar biasa' dan siap untuk berperang.

Seperti dilansir Reuters, Senin (14/8/2023), laporan kantor berita Korean Central News Agency (KCNA) menyebut perintah itu disampaikan Kim Jong Un ketika berkunjung ke pabrik-pabrik amunisi penting yang memproduksi rudal taktis, platform peluncuran rudal, kendaraan lapis baja, dan peluru artileri pada akhir pekan.

Inspeksi lapangan itu menjadi yang terbaru dari serangkaian kunjungan ke pabrik-pabrik senjata Korut, di mana Kim Jong Un memerintahkan produksi senjata secara massal.

Inspeksi tersebut dilakukan menjelang latihan militer gabungan tahunan yang digelar Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS).

Ditekankan oleh Kim Jong Un dalam kunjungannya bahwa menjadi 'tujuan penting untuk secara dramatis meningkatkan' kapasitas produksi rudal untuk memenuhi kebutuhan unit militer garis depan yang diperluas dan diperkuat.

"Level kualitatif untuk persiapan perang bergantung pada pengembangan industri amunisi, dan pabrik memiliki tanggung jawab yang luar biasa dalam mempercepat persiapan perang militer kita," cetus Kim Jong Un seperti dikutip KCNA.

Di beberapa pabrik lainnya, Kim Jong Un melakukan inspeksi dan sempat mengemudikan kendaraan tempur lapis baja terbaru, serta memuji kemajuan terkini dalam modernisasi lini produksi untuk sejumlah peluncur roket kaliber besar.

Menurut KCNA, Kim Jong Un mengatakan bahwa ada 'kebutuhan yang sangat mendesak' untuk 'meningkatkan secara eksponensial' produksi roket semacam itu demi memperkuat unit artileri garis depan.

"Militer kita harus benar-benar mengamankan kekuatan militer yang luar biasa dan kesiapan yang solid untuk menghadapi perang apa pun pada kapan pun, sehingga musuh tidak berani menggunakan kekuatan, dan akan dimusnahkan jika itu terjadi," tegasnya.

Inspeksi ke pabrik amunisi itu dilakukan menjelang latihan gabungan Korsel-AS yang disebut 'Ulchi Freedom Guardian' yang digelar bulan ini.

Korut selalu mengecam latihan gabungan semacam itu sebagai latihan untuk perang nuklir dan menginvasi wilayahnya.

(***)