Menu

Tahun Politik Hormati Beda Pilihan, Wabup Bagus Santoso : Urip Iki Sak Dermo Nglakoni

Dahari 27 Aug 2023, 12:59
Bagus Santoso
Bagus Santoso

RIAU24.COM -BENGKALIS - Selama 14 hari digelar sempena HUT RI ke 78 tahun 2023 Pemerintah desa Selat Baru Kecamatan Bantan menggelar seni tradisional Adiluhung warisan bangsa Wayang Kulit di Balai Kesenian Desa, Minggu 27 Agustus 2023 malam.

Wakil Bupati Dr. H Bagus Santoso didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Hj Siti Aisyah berkesempatan bergabung menyaksikan bersama warga serta tamu undangan yang penuh sesak memadati lokasi acara panggung kesenian pasar Selat Baru.

Wabup yang sangat peduli dengan seni budaya tradisional mengatakan Pemdes Selat Baru salah satu desa menaruh  perhatian terhadap seni budaya. Terbukti desanya memiliki kelompok beraneka seni tradisional diantaranya Wayang Kulit, Kuda Kepang, jaranan, Reog Ponorogo, Sanggar Tari serta kesenian lainnya. 

“Kebanggaan kita semua Desa Selat Baru masuk desa yang peduli pengembangan dan pelestarian seni budaya daerah. Terus terang tidak semua desa mampu gelar seni budaya minimal setiap peringatan HUT RI,"ujar Wabup Bagus Santoso.

Lanjutnya, untuk melestarikan seni dan budaya bukan hanya tanggung jawab pelaku seni tetapi juga semua pihak. Pemerintah, swasta seperti Desa Selat Baru secara swadaya gotong royong untuk pelestarian budaya. Khusus Bengkalis generasi muda penerus begitu menyukai seni budaya sebagai bentuk tradisi kearifan lokal. 

”Malam ini Group Gamelan yang tampil generasi muda kita sangat senang,"ucap Bagus.

Bagus Santoso juga berpesan kepada masyarakat memasuki tahun politik pemilu serentak tahun 2024 ditandai maraknya spanduk, baleho, beranda medsos, Wabup berpesan melalui filosofi jawa bahwa “Urip Iki Sak Dermo Nglakoni“ menang kalah dalam kontestasi sudah garis tangan takdir dari Tuhan. 

“Mari menghormati pilihan masing- masing meski beda partai politik. Beda pilihan itu hal biasa, beda pilihan jangan kita bermusuhan tapi saling menguatkan,"ungkapnya berpesan.

Ungkap Bagus, pada hakekatnya siapapun orangnya selalu ingin kaya, ingin pintar, ingin berkuasa, ingin menjabat, ingin dihormati namun tidak dapat mengendalikan keinginannya tersebut, hanya sebagian kecil saja yang mampu menggapainya.

Pagelaran Wayang Kulit menampilkan dalang Kondang Aditya Syaputra  putera tempatan pulau  Bengkalis dengan membawakan lakon Pendowo Bangun Negoro. 

Seusai sambutan Wabup Bagus Santoso didampingi Forkopimcam dan Puteranya Muhammad Dafiq Zaidan menyerahkan bantuan alat seni tradisional.