Menu

Ini 6 Pernyataan Sikap Komunitas Masyarakat Hukum Adat bersama LAMR Soal Konflik Lahan di Riau

Riko 14 Nov 2023, 18:05
Sikapi Soal Konflik Lahan, LAMR Gelar Temu Gagas Masyarakat Adat Melayu Riau
Sikapi Soal Konflik Lahan, LAMR Gelar Temu Gagas Masyarakat Adat Melayu Riau

"Kami sebagai wakil rakyat akan selalu mengawal aspirasi masyarakat," tegas Karmila. 

Sementara, Asisten I Setdaprov Riau H Masrul Kasmy mengatakan, pemerintah provinsi Riau sudah membentuk tim tentang perselisihan Tanah adat. Karena di Riau soal konflik pertanahan terbilang paling tinggi di Indonesia.

"Yang berperkara selalu perusahaan dengan masyarakat. Dan setiap perselisihan yang muncul, selalu masyarakat yang kalah. Ada lebih dari 80 kasus terkait konflik lahan di Riau. Jelas ini menjadi tugas berat pemerintah dalam mengatasi persoalan konflik lahan ini," ucap Masrul.

Salah satu kasus besar pertanahan yang hingga kini belum terselesaikan adalah konflik lahan di Kerinci Kanan, Kabupaten Bengkalis. Dimana PT Meridan Sejati Surya Plantation (MSSP) dengan masyarakat setempat saling klaim kepemilikan lahan. 

"Terkait banyaknya masalah pertikaian lahan ini, Pemerintah Provinsi Riau sudah membentuk Tim Terpadu Percepatan Penyelesaian Konflik Tanah Adat/Ulayat di Provinsi Riau. Bahkan kita sudah mengadakan rapat tindak lanjut permasalahan pertanahan di Provinsi Riau beberapa waktu lalu,"ujar Masrul.

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri H Raja Marjohan Yusuf mengatakan, LAMR sudah melakukan evaluasi terkait program-program kerja.

Halaman: 123Lihat Semua