Menu

Iran Eksekusi Mati Agen Intelijen Mossad Israel, Kumpul dan Berikan Data ke Agen Dinas Asing

Zuratul 17 Dec 2023, 08:33
Iran Eksekusi Mati Agen Intelijen Mossad Israel. (X/Foto)
Iran Eksekusi Mati Agen Intelijen Mossad Israel. (X/Foto)

RIAU24.COM - Kantor berita resmi IRNA (The Islamic Republic News Agnecy) melaporkan bahwa seorang agen dari dinas Intelijen Mossad Israel mengklaim telah mengeksekusi mati, Sabtu (16/12). 

Eksekusi mati ini di klaim telah dilakukan di sebuah tempat di Provinsi Sistan-Baluchestan, Iran Tenggara. 

Oknum Mossad ini telah diklaim melakukan aktivitas mata-mata atau berkomunikasi dengan dinas-dinas asing khususnya untuk Israel

"Orang ini berkomunikasi dengan dinas-dinas asing, khusunya Mossad, mengumpulkan informasi rahasia, dan dengan partisipasi rekan-rekannya, memberikan dokumen-dokumen kepada dinas-dinas asing, termasuk Mossad,"demikian laporan tersebut mengutip Reuters, Minggu (17/12). 

Namun sayangnya, tidak ada nama jelas dari agen Intelijen Mossad Israel itu. 

Yang jelas, dikatakan bahwa terdakwa telah menyerahkan informasi rahasia kepada seorang "Perwira Mossad". 

Diketahui hal ini tujuan "Propaganda untuk kelompok-kelompok dan organisasi-organisasi yang menentang Republik Islam".

Tidak jelas kapan orang tersebut ditangkap, tetapi IRNA mengatakan bahwa banding telah ditolak.

Eksekusi, yang dilakukan di penjara Zahedan di Sistan-Baluchestan, dilakukan sehari setelah militan Baluch menyerang sebuah kantor polisi di provinsi tersebut. 

Serangan itu menewaskan 11 petugas keamanan dan melukai beberapa lainnya.

Pemakaman kenegaraan diadakan pada hari Sabtu untuk para korban di kota Rask di mana serangan itu terjadi, menurut televisi pemerintah. 

Dua militan dari kelompok Jaish al-Adl juga tewas dalam bentrokan yang terjadi setelahnya.

Provinsi Sistan-Baluchestan yang miskin, yang berbatasan dengan Afghanistan dan Pakistan, telah lama menjadi lokasi bentrokan yang sering terjadi antara pasukan keamanan dan militan Sunni. 

Penduduk provinsi ini sebagian besar adalah Muslim Sunni, sementara sebagian besar warga Iran adalah penganut Syiah.

(***)