Menu

Kasus TPPO, Bupati Kasmarni Harapkan Kerjasama Semua Pihak

Dahari 28 Dec 2023, 14:26
Toharuddin
Toharuddin

RIAU24.COM - BENGKALIS - Bupati Bengkalis melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Toharudin saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) upaya Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KTP/A) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Kamis, 28 Desember 2023 di Gedung Bathin Betuah Kantor Camat Mandau.

Rakor yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Bengkalis tersebut diikuti perwakilan dari Kecamatan Mandau, Kecamatan Bathin Solapan, Kecamatan Pinggir dan Kecamatan Talang Muandau dengan menghadirkan narasumber yakni Ketua Psikolog Provinsi Riau Dr Sigit Nugroho.

Dalam arahannya Toharuddin juga berharap, melalui penguatan koordinasi, tentunya menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menghadirkan peran negara dalam menjawab tantangan dan permasalahan kekerasan pada perempuan dan anak. 

“Untuk itu mari kita bangun komitmen untuk memperkuat jejaring koordinasi antar stakeholder, sebagai faktor penting dalam proses pencegahan dan penanganan kasus kekerasan terhadap Perempuan dan anak”. Ucap Toha.   

Kepada seluruh elemen Masyarakat sambung Mantan Camat Pinggir tersebut, mari tanamkan nilai-nilai karakter serta kasih sayang dalam keluarga, agar terhindar dari praktek-praktek kekerasan dalam rumah tangga", ujarnya.

Lebih lanjut Toharuddin juga mengajak agar penguatan lembaga layanan pencegahan dan penanganan kasus dari semua jajaran harus diterapkan secara konsisten, yakni mengefektifkan Unit Pelayanan Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA).

“Saya harapkan, unit layanan ini dapat bekerja secara maksimal dalam memberikan pendampingan dan penanganan dalam penyelesaian kasus kekerasan”. Tegasnya.

Senada paparan diatas Plt. Kepala DPPA Kabupaten Bengkalis Tasril Akmal mengatakan trend kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak saat ini semakin meningkat di Indonesia khususnya Kabupaten Bengkalis, tentu kasus tersebut membuat kita khawatir untuk itu diharapkan melalui rakor ini nantinya kita akan dapat mencari solusi dalam pencegahan KTP/A dan TPPO.