Menu

Badak Putih Jalani Program Bayi Tabung demi Cegah Kepunahan

Devi 29 Jan 2024, 11:33
Badak Putih Jalani Program Bayi Tabung demi Cegah Kepunahan
Badak Putih Jalani Program Bayi Tabung demi Cegah Kepunahan

RIAU24.COM - Pertama di dunia, ilmuwan di Berlin mengumumkan keberhasilan transfer embrio pertama pada badak putih menggunakan metode bayi tabung untuk menyelamatkan subspesies badak putih utara yang terancam punah.
Dikutip dari Reuters, ilmuwan dari BioRescue berhasil membuahi badak putih utara betina menggunakan sperma dari subspesies badak jantan yang mati untuk menghasilkan embrio yang pada akhirnya akan ditransfer ke badak putih selatan.

Sampel tersebut dipindahkan untuk dibuahi secara inkubasi. Dia embrio tersebut kemudian ditanamkan ke ibu pengganti meski kedua badak itu mati karena infeksi bakteri di Kenya pada 24 September 2023.

Tim BioRescue internasional, yang didukung oleh pemerintah Jerman, mengkonfirmasi bahwa prosedur tersebut telah menghasilkan kehamilan yang sukses selama 70 hari, dengan embrio laki-laki yang berkembang dengan baik sepanjang 6,4 cm.

"Kami bersama-sama mencapai sesuatu yang sebelumnya tidak diyakini mungkin terjadi," kata Thomas Hildebrandt, kepala departemen manajemen reproduksi di Institut Penelitian Kebun Binatang dan Margasatwa Leibniz.

Badak putih utara, meskipun namanya sebenarnya berwarna abu-abu, dulunya berkeliaran bebas di beberapa negara di Afrika timur dan tengah, namun jumlahnya menurun tajam karena meluasnya perburuan untuk diambil culanya.

Konsorsium BioRescue berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan subspesies tersebut. Bukti konsep tersebut memungkinkan mereka kini beralih dengan aman ke transfer embrio badak putih utara.***