Menu

Kuansing dan Meranti Keterbukaan Informasi Anggaran Sangat Rendah, Fitra Riau: Ini Perlu Penanganan Serius

Riko 2 Feb 2024, 17:56
Foto bersama usai publikasi laporan kinerja keterbukaan informasi anggaran (KIA) 2023 oleh Fitra Riau
Foto bersama usai publikasi laporan kinerja keterbukaan informasi anggaran (KIA) 2023 oleh Fitra Riau

RIAU24.COM - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) provinsi Riau sampaikan hasil Indeks Kinerja Keterbukaan Informasi Anggaran (KIA) tahun 2023 di salah satu cafe di Pekanbaru. Jumat 2 Februari 2024. Hasilnya sejumlah daerah masih belum mengembangkan saluran media informasi sebagai sarana ruang akses publik untuk mendapatkan pelayanan informasi berkaitan transparansi anggaran hingga RPJMD. 

"Berdasarkan hasil tracking kita di website pemerintah ada sejumlah daerah tidak pro aktif menyajikan KIA dalam website pemerintah daerah tersebut,"kata peneliti Fitra Riau Farha.

Adapun daerah yang paling rendah keterbukaan anggaran itu katanya adalah Kuansing dan Meranti dengan indeks 0. Sehingga perlu penanganan serius. "Ini perlu penanganan serius,"ujar Farha. 

Namun kendatipun demikian kabar baiknya lanjutnya trend 3 tahun 2021, 2022 dan 2023, ada empat daerah trennya cukup naik, yaitu Provinsi Riau, Bengkalis, Rokan Hulu, Pekanbaru dan Pelalawan.

"Artinya adanya perubahan peningkatan dari tahun ke tahun walaupun jika dilihat dari ukuran kategori semua daerah se-Riau masih belum memenuhi kategori tertinggi (0.80-100). Setidaknya komitmen untuk membuka informasi anggaran kedalam website terus konsisten dilakukan oleh pemerintah tersebut terlihat setiap tahun terjadi,"katanya.

Lebih lanjut, berdasarkan data trend (2021-2023) menunjukkan hasil indeks kinerja keterbukaan informasi (KIA) 2023, bahwa Provinsi Riau semula indeksnya hanya 0,53 di tahun 2021 naik signifikasi di tahun 2022 dengan perolehan indeks 0,74 dan lalu naik kembali di tahun 2023 menjadi 0,78.

Halaman: 12Lihat Semua