Menu

Penuhi Hak Warga Binaan, Lapas IIA Bengkalis Gelar Pemilu 2024

Dahari 14 Feb 2024, 15:51
Pemilihan warga binaan di lapas IIA Bengkalis
Pemilihan warga binaan di lapas IIA Bengkalis

RIAU24.COM -BENGKALIS - Lapas Bengkalis lakukan pengambilan suara pada pemilihan umum tahun 2024 ini sebagai Tempat Pengambilan Suara Khusus. Kegiatan yang dilakukan di blok hunian dengan jumlah TPS yang disiapkan ada 5 tempat, Rabu 14 Februari 2024.

Pengambilan Suara ini dimulai dengan Pembacaan kata sambutan dan sumpah terlebih dahulu yang dilakukan oleh Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di masing-masing TPS. Anggota KPPS tersendiri merupakan seluruh pegawai Lapas Bengkalis, setelah pengambilan sumpah dilakukan pengecekan kotak suara yang disaksikan seluruh saksi dan petugas yang bertanggung jawab agar lebih transparan dan tidak adanya kecurangan pada saat pemilu berlangsung.

Jajaran Lapas Bengkalis sudah mempersiapkan data-data Warga Binaan Pemasyarakatan dan selalu melakukan koordinasi secara berkala kepada Komisi Pemilihan Umum Kab. Bengkalis.

Kalapas Bengkalis, Muhammad Lukman mengatakan Lapas Bengkalis selalu melakukan koordinasi kepada KPU dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab.Bengkalis sejak awal tahun 2023 agar dapat memastikan seluruh WBP dapat melakukan pemilihan. 

Terdata pada hari ini jumlah pemilih Lapas Bengkalis sebanyak 1352 orang WBP. Bukan hanya WBP Pegawai yang bertugas sebagai bantuan pengamanan juga melakukan pemilihan.

Pada kesempatan yang sama Kalapas Bengkalis mengucapkan terima kasih atas kerja kerasnya selama ini dan sesuai dengan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM Pasal 43 Ayat (1) menyatakan bahwa setiap warga Negara berhak untuk dipilih dan memilih dalam pemilihan umum maka dari itu gunakanlah hak pilihmu dengan bijak dan kita semua berharap pemilu pada Lapas Bengkalis dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif dengan dukungan pengamanan dari TNI dan POLRI.

Kalapas Bengkalis memastikan bahwa tidak ada intervensi terhadap penggunaan hak pilih terhadap seluruh WBP. Pihaknya, hanya mengimbau agar pemilik hak suara untuk bisa menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani masing-masing.

"Kita juga sudah menghimbau berharap mereka mau menggunakan hak pilihannya. Saya melihat antusiasme dari mereka dan kami juga menghimbau agar betul betul menyalurkan aspirasi hak pilihnya untuk kepentingan bangsa," pungkas Kalapas.