Menu

Ketika Penghianat Reformasi Itu Bernama Aktivis 98

Azhar 4 Mar 2024, 22:30
Pendudukan gedung DPR oleh mahasiswa tahun 1998. Sumber: MAP Corner
Pendudukan gedung DPR oleh mahasiswa tahun 1998. Sumber: MAP Corner

RIAU24.COM - Tokoh masyarakat Karo, Barata Sembiring Brahmana menyebut penghianat reformasi saat ini adalah sosok yang dulunya merupakan aktivis atau mahasiswa yang memperjuangkan reformasi tahun 1998 (reformasi 98),

"Yang berkuasa sekarang itu adalah mahasiswa yang memperjuangkan reformasi 98, namun sekarang mereka itu mengkhianati reformasi. Mereka lupa cita-cita reformasi dan hanya mau ambil bagian dari istana," sebutnya dikutip dari rmol.id, Senin 4 Maret 2024.

Padahal, tujuan reformasi kala itu untuk membawa sebuah misi perubahan Indonesia dari orde baru yang sangat otoriter dan pemerintahan yang korup menjadi Indonesia yang demokrasi yang membawa kesejahteraan bagi bangsa.

Namun dia menilai belakangan situasi politik justru semakin jauh melenceng dari cita-cita reformasi.

Hal tersebut ditandai dengan semakin menguatnya praktik kolusi, korupsi dan nepotisme.

Padahal dia meyakini cita-cita reformasi yang membawa Indonesia terhindar dari kolusi, korupsi dan nepotisme merupakan hal yang palin ideal untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang sangat maju.

Namun kenyataanya praktik korupsi menjadi hal yang justru tidak memunculkan rasa tabu lagi bagi masyarakat.

Hal ini karena korupsi sudah berlangsung secara massif.