Menu

Sebuah Buku yang Diikat Oleh Kulit Manusia Telah Berada di Rak Perpustakaan Harvard Selama 90 Tahun

Amastya 29 Mar 2024, 19:16
Kampus Universitas Harvard dan buku yang dijilid menggunakan kulit manusia /net
Kampus Universitas Harvard dan buku yang dijilid menggunakan kulit manusia /net

RIAU24.COM Aula besar Perpustakaan Houghton di Universitas Harvard telah memiliki sebuah buku di salah satu raknya yang diikat menggunakan kulit manusia selama hampir satu abad sekarang.

Buku itu, yang telah menjadi bagian dari koleksi 20 juta buku Ivy League, kini baru-baru ini mengalami penghapusan penjilidan setelah universitas mengambil keputusan.

Pada tahun 1879, Arsene Houssaye ‘Des destinées de l'âme’ diterbitkan dan volume yang telah dipertanyakan diikat menggunakan kulit manusia oleh dokter Prancis Dr Ludovic Bouland dan telah menjadi bagian dari koleksi Universitas sejak 1934, sesuai pengumuman Harvard pada hari Rabu (27 Maret).

Buku ini berbicara tentang jiwa dan kehidupan setelah kematian dan juga memiliki catatan tulisan tangan oleh Bouland sebagai bagian dari volume, yang menyatakan bahwa sebuah buku tentang jiwa manusia pantas memiliki penutup manusia, sesuai dengan Universitas.

Tidak ada persetujuan yang diambil untuk mengikat buku menggunakan kulit manusia

Menurut universitas, buku itu diikat dengan kulit manusia oleh Dr Bouland tanpa persetujuan dari mayat seorang pasien wanita tak dikenal. Dia dulu tinggal di rumah sakit jiwa Prancis tempat dokter dulu bekerja.

Halaman: 12Lihat Semua