Menu

Selalu Jaga Kesehatan! Ini Yang Terjadi pada Tubuh saat Serangan Asma

Rizka 1 Mar 2025, 12:23
Asma
Asma

Selain bronkospasme dan peradangan, produksi lendir juga berperan dalam terjadinya asma. Paru-paru menghasilkan lendir kental, yang menyumbat saluran udara yang menyempit dan membuat pernapasan menjadi lebih sulit. 

Penderita asma biasanya mengalami peradangan saluran napas yang berkepanjangan, yang menyebabkan peningkatan produksi lendir secara kronis, serta penebalan lapisan saluran napas seiring berjalannya waktu. 

Ditambah lagi, selama serangan asma, terjadi lonjakan produksi lendir jangka pendek yang dipicu oleh bahan kimia dan molekul inflamasi, seperti histamin dan leukotrien, yang dihasilkan oleh sel kekebalan. 

Ketiga faktor tadi, yakni bronkospasme, peradangan, dan lendir, membuat proses bernapas menjadi sulit, sehingga timbul gejala khas serangan asma seperti batuk mengi, sesak, dan dada terasa sesak. 

Pengobatan utama asma Ketika saluran udara mulai menutup, tubuh kekurangan oksigen. Dalam kasus yang ringan, hal ini dapat menyebabkan sesak napas dan batuk, namun pada serangan yang lebih parah, kadar oksigen dapat turun secara signifikan, menyebabkan pusing, kebingungan, dan bahkan kehilangan kesadaran. 

Jika tidak diobati, serangan asma yang parah bisa berakibat fatal. Pengobatan utama untuk serangan asma adalah inhaler, yang biasanya mengandung albuterol, senyawa yang dengan cepat melemaskan otot-otot saluran napas dan menghentikan pelepasan bahan kimia yang terlibat dalam reaksi hipersensitivitas. 

Halaman: 123Lihat Semua