Mau Jajal Intermittent Fasting di 2026? Catat Wanti-wanti Dokter Gizi
RIAU24.COM - Di awal tahun, banyak orang membuat resolusi sehat untuk dijalankan setahun ke depan. Salah satunya menjalankan diet dengan metode tertentu, salah satunya Intermittent Fasting (IF) yang cukup populer.
Dokter gizi klinis dari RS St Carolus Salemba, Dr dr Yohannessa Wulandari, MGizi, SpGK, mengingatkan untuk tahu diri sebelum menjajal tren diet yang sedang hits, termasuk IF. Menurutnya, tidak semua tren cocok di semua kondisi.
Terlalu lama durasi puasanya tentu tidak cocok buat yang diabetes, apalagi diabetesnya yang pakai insulin," terang dr Yohanessa, mencontohkan kondisi yang tidak cocok menjalankan diet IF jika tanpa perhitungan yang cermat.
Menurut dr Yohanessa, konsultasi pada ahli yang kompeten perlu dilakukan ketika memiliki kondisi klinis tertentu. Hal yang sama juga berlaku pada jenis diet lain seperti diet ketogenik yang juga sering dijalankan dengan kurang tepat.