Ternyata Racun Lebah Madu Tawarkan Harapan Baru untuk Pengobatan Kanker
Penelitian ini bukanlah yang pertama kali mengkaji melittin untuk pengobatan kanker. Dr Robert Clarke, direktur eksekutif The Hormel Institute, mengatakan studi ini berada dalam konteks penelitian yang serupa.
Namun, yang membedakannya adalah temuan bahwa beberapa subtipe kanker payudara mungkin lebih sensitif terhadap racun tersebut.
Meskipun penelitian saat ini fokus pada kanker payudara, para peneliti juga telah mulai menyelidiki apakah pengobatan serupa dapat digunakan untuk kanker ovarium. Hasil awal menunjukkan bahwa melittin yang ditargetkan memiliki efektivitas enam kali lipat lebih baik terhadap sel kanker ovarium dibandingkan melittin saja.
"ada selalu batasan untuk dipertimbangkan, dan penelitian ini tidak terkecuali," kata Dr Clark.
Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengembangkan terapi yang lebih bertarget yang dapat mengurangi ketergantungan pada perawatan tradisional seperti kemoterapi dan radioterapi, yang sering kali memiliki efek samping signifikan.'