Media Asing Soroti Prabowo: Rombak Kabinet Kendalikan Kerusakan atau Hapus Pengaruh Jokowi?
RIAU24.COM - Salah satu media asing, yaitu AFP, menerbitkan laporan yang menyoroti langkah Presiden Indonesia Prabowo Subianto dalam merombak kabinet usai demo rusuh Agustus lalu.
Menurut laporan tersebut, yang mengutip para pakar, langkah presiden memberi dua isyarat bahwa dia ingin mengendalikan kerusakan akibat protes nasional atau ingin menghapus pengaruh pendahulunya, mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Demonstrasi yang dipicu oleh upah rendah, pengangguran, dan kemarahan atas fasilitas mewah yang diberikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meluas setelah rekaman video sebuah kendaraan Brimob Polri menabrak seorang pengemudi ojek online; Affan Kurniawan (21).
Kerusuhan yang terjadi setelahnya, yang menurut kelompok hak asasi manusia menewaskan sedikitnya 10 orang dan menahan ratusan orang, merupakan kerusuhan terbesar dalam masa kepresidenan Prabowo Subianto dan mantan jenderal tersebut kini menyerukan kepada publik untuk memulihkan kepercayaan mereka terhadap pemerintahannya.
Dia berjanji akan menindak tegas para petugas polisi yang menabrak Affan Kurniawan, mencabut tunjangan perumahan anggota DPR, dan pada hari Senin mencopot lima menteri, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
“Kita bisa membaca ini sebagai upaya pengendalian kerusakan setelah gelombang kemarahan publik, terutama pada...efisiensi anggaran yang salah sasaran,” ujar Rani Septyarini, peneliti di Pusat Studi Ekonomi dan Hukum, kepada AFP.