Trump Terungkap Bohongi Dunia, Punya Andil Dalam Serangan Israel ke Doha
RIAU24.COM -Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Presiden AS Donald Trump diberitahu rencana Israel menyerang Doha untuk membunuh pimpinan Hamas sekitar sejam sebelum kejadian.
Trump tak mencegah upaya serangan ke negara yang dimanfaatkan AS jadi lokasi pangkalan militer terbesar mereka di Timur Tengah itu.
Tujuh pejabat Israel mengatakan kepada Axios dalam laporan pada Senin bahwa Gedung Putih mengetahui serangan Selasa lalu sebelum rudal diluncurkan. Ini menyangkal klaim Trump yang mengatakan AS tidak diberi peringatan yang berarti mengenai serangan di Doha.
Faktanya, pemberitahuan Israel memberi Trump cukup waktu untuk membatalkan serangan tersebut, menurut tiga pejabat yang mengetahui langsung yang dikutip dalam laporan tersebut.
Laporan itu mengungkapkan bahwa Netanyahu menelepon Trump sekitar pukul 08.00 pagi waktu Washington. Laporan pertama mengenai ledakan di Doha muncul sekitar 50 menit kemudian.
"Pertama, ada diskusi mengenai tingkat politik antara Netanyahu dan Trump, dan kemudian melalui saluran militer. Trump tak mengatakan tidak (untuk serangan ke Doha)," kata seorang pejabat senior Israel kepada Axios.