Menu

Gibran Tak Dilibatkan Dalam Reshuffle, Jokowi Arahkan Relawan Dukung Prabowo Dua Periode

Zuratul 20 Sep 2025, 20:57
Gibran Tak Dilibatkan Dalam Reshuffle, Jokowi Arahkan Relawan Dukung Prabowo Dua Periode. (X/Foto)
Gibran Tak Dilibatkan Dalam Reshuffle, Jokowi Arahkan Relawan Dukung Prabowo Dua Periode. (X/Foto)

RIAU24.COM - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka diduga tidak dilibatkan dengan reshuffle Kabinet jilid 3 di Kabinet Merah Putih. 

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pun mengungkapkan keberadaan putranya Gibran Rakabuming Raka saat reshuffle Kabinet Merah Putih terjadi pada Rabu (17/9/2025). 

Kata Jokowi, Gibran saat itu tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke Papua Nugini. 

"Wapres kemarin baru kunjungan ke Papua Nugini," ujar Jokowi di kediamannya Sumber, Solo, Jawa Tengah, Jumat(19/9/2025) seperti dimuat Tribunnews.com.

Terkait reshuffle kabinet, Jokowi menyebut hal itu merupakan kewenangan penuh presiden RI Prabowo Subianto.

Hal ini ia tegaskan setelah awak media menanyakan ada tidaknya pertimbangan dari putranya selaku wakil presiden dalam menentukan reshuffle.

“Dan yang namanya reshuffle kewenangan penuh presiden. Hak prerogatif presiden. Kewenangan penuh presiden,” tutur Jokowi.

Sebelumnya, sejumlah pejabat dilantik menjadi menteri oleh Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak hadir dalam reshuffle Kabinet Merah Putih jilid 3 yang dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto. 

Diketahui Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada Rabu (17/9/2025). 

Reshuffle kabinet jilid tiga ini hanya berlangsung sepekan dari perombakan kabinet sebelumnya yang dilakukan Prabowo Subianto pada Senin (8/9/2025). 

Setelah Senin pekan lalu Prabowo melantik lima menteri, kini Presiden RI itu kembali melantik 11 anggota Kabinet yang terdiri dari Menteri dan wakil menteri serta kepala badan dan wakil kepala badan. 

Adapun di antara yang dilantik Prabowo yakni Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, dan Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian hingga Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam). 

Namun demikian di pelantikan besar-besaran itu tidak terlihat keberadaan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. 

Padahal pelantikan tersebut dihadiri Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, hingga Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

Istana melalui Sekretaris Negara RI Prasetyo Hadi pun buka suara perihal absennya Gibran di reshuffle tersebut. 

Menjawab singkat, Prasetyo menyebut Gibran tengah di luar kota. 

“Mas Gibran sedang di luar kota,” ucap Prasetyo singkat.

Dalam reshuffle ini, ada 11 orang dilantik menjadi pembantu presiden. 

Berikut daftarnya:  

1. Menteri Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam
2. Erick Thohir sebagai Menpora 
3. Wakil menteri Afriansyah Noor sebagai Wamenaker
4. Rohman Marzuki sebagai Wamenhut 
5. Farida Faricha sebagai Wamenkop 
6. Pejabat setingkat menteri 
7. Angga Raka Prabowo menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah 
8. Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP
9. Nanik Sudaryati Deyang sebagai Wakil Kepala BGN
10. Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala BGN 

11.Sarah Sadiqa selaku Kepala LKPP 
12. Penasehat khusus Ahmad Dofiri sebagai penasehat khusus presiden bidang keamanan ketertiban masyarakat dan reformasi Polri.

Jokowi Arahkan Relawan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode 

Kabar selanjutnya,  Joko Widodo (Jokowi) mengakui secara terbuka bahwa dirinya telah memberikan arahan kepada para relawannya untuk mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama dua periode.

"Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu," kata Jokowi, di Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/9/2025).

Saat ditanya apakah instruksi tersebut merupakan keinginan pribadinya, Jokowi enggan menjawab secara gamblang. Namun, ia kembali menegaskan arahan tersebut. 

"Ya memang sejak awal saya menyatakan seperti itu, untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo Subianto dua periode. Itu saya sampaikan ke relawan," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Relawan Bara Jokowi Presiden (Bara JP), Willem Frans Ansanay, juga mengaku mendapat amanat dari Jokowi untuk mendukung Prabowo-Gibran dua periode.

Pernyataan itu disampaikan Frans dalam acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bara JP periode 2025–2030 di Kompleks Museum Joang ’45, Menteng, Jakarta, Sabtu (13/9/2025). 

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekaligus putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep. 

“Semangat mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran bukan hanya kemauan Bara JP, tetapi merupakan amanat dari pembina utama Bara JP yaitu Bapak Joko Widodo. Bahwa Bara JP harus menjadi organisasi relawan yang mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran dua periode,” kata Frans.

Menurut Frans, Jokowi berpesan agar relawan mengawal pemerintahan baru, sebab capaian satu periode dianggap belum maksimal.

“Jadi kita bulatkan saja dua periode, supaya transformasi bangsa yang digagas Presiden Prabowo bisa terwujud,” ujarnya. 

Karena itu, lanjut Frans, Bara JP siap membantu menyuarakan program pemerintahan Prabowo-Gibran kepada masyarakat serta mengkonsolidasikan kekuatan rakyat. 

“Untuk percaya kepada pemerintah ini, yaitu Prabowo sebagai Presiden dan Mas Gibran sebagai Wakil Presiden,” tambahnya.

(***)