Selamat Tinggal Keracunan, SDN Ngupasan Jogjakarta Sukses Uji Coba Dapur Sekolah MBG
Untuk petugas masak melibatkan pengelola kantin yang sudah terbiasa menangani masak, para orang tua, komite sekolah dilibatkan untuk bertugas melayani dan menyiapkan makanan yang siap dihidangkan.
Ibu Utis, salah satu petugas Dapur Sekolah menyampaikan bahwa dirinya mulai menyiapkan bahan makanan yang akan dimasak sejak dini hari, dan makanan yang dihidangkan untuk siswa masih sehat dan segar.
Adapun menu makanan terdiri dari nasi putih, sayur SOP, ayam goreng, tempe goreng, buah pisang, dan susu putih.
Kegiatan uji coba penerapan Dapur Sekolah untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini didampingi oleh Mahardika Paripurna Media (MPM) sebagai konsultan.
Sampai saat ini tim Mahardika Paripurna Media, telah melakukan survei ke 8 kota/kabupaten untuk 21 sekolah. Mereka menjalankan tugas pendampingan program MBG dengan konsep Dapur Sekolah dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada di lingkungan sekolah.
Ide dan gagasan penerapan Dapur Sekolah untuk program MBG merupakan pionir dan gebarakan yang digagas Tim Mahardika Paripurna Media sebagai solusi dan untuk menjawab tantangan akibat banyaknya kasus makanan basi dan keracunan dalam pelaksanaan MBG.