Menu

Korban Tewas Akibat Gempa Filipina Bertambah Jadi 26 Orang, Lebih dari 147 Orang Luka-luka

Amastya 1 Oct 2025, 13:27
Tim penyelamat membawa tas berisi jenazah yang dievakuasi dari arena dalam ruangan di kota San Remigio, provinsi Cebu, Filipina tengah, pada 1 Oktober 2025, setelah gempa bumi berkekuatan 6,9 SR mengguncang Filipina tengah /AFP
Tim penyelamat membawa tas berisi jenazah yang dievakuasi dari arena dalam ruangan di kota San Remigio, provinsi Cebu, Filipina tengah, pada 1 Oktober 2025, setelah gempa bumi berkekuatan 6,9 SR mengguncang Filipina tengah /AFP

RIAU24.COM - Gempa bumi berkekuatan 6,9 skala Richter yang mengguncang Filipina tengah pada Selasa malam (30 September) telah menewaskan sedikitnya 26 orang dan melukai 147 orang, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Rabu (1 Oktober).

Gempa dangkal tersebut terjadi di lepas pantai utara Cebu pukul 21.50 waktu setempat (13.59 GMT), merobohkan bangunan-bangunan, memicu tanah longsor, dan membuat beberapa kota gelap gulita.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) awalnya mengukur gempa tersebut berkekuatan 7,0 skala Richter sebelum merevisinya.

Kematian dan kehancuran

Dewan Nasional Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen (NDRRMC) dalam buletin terbarunya melaporkan bahwa setidaknya 22 bangunan rusak atau hancur di seluruh wilayah tersebut.

Di antara korban tewas terdapat tiga anggota penjaga pantai yang tewas ketika atap sebuah pusat olahraga runtuh saat pertandingan bola basket di San Remigio.

Halaman: 12Lihat Semua