Menu

Pernyataan Greta Thunberg Saat Pasukan Israel Mencegat Armada Global Sumud Gaza

Amastya 3 Oct 2025, 09:49
Greta Thunberg/ X
Greta Thunberg/ X

RIAU24.COM - Pada hari Kamis (2 Oktober), militer Israel mencegat armada Global Sumud, yang terdiri dari 40 kapal pengangkut bantuan dan aktivis asing yang bergerak menuju Gaza yang dilanda perang.

Salah satu aktivis yang ditahan adalah aktivis iklim Swedia, Greta Thunberg.

Ia telah merekam video yang menunjukkan ia berkata, “Nama saya Greta Thunberg dan saya warga negara Swedia. Jika Anda menonton video ini, saya telah diculik dan dibawa paksa oleh pasukan Israel. Misi kemanusiaan kami tanpa kekerasan dan mematuhi hukum internasional. Mohon sampaikan kepada pemerintah saya untuk menuntut pembebasan saya dan yang lainnya segera.”

Kementerian Luar Negeri Israel juga membagikan video kapal yang membawa para aktivis, yang merekam momen-momen saat mereka ditahan oleh tentara.

Dalam unggahan tersebut, mereka menyebut armada Global Sumud sebagai 'armada Hamas-Sumud'.

Unggahan tersebut berbunyi: “Beberapa kapal armada Hamas-Sumud telah dihentikan dengan selamat dan penumpangnya sedang dipindahkan ke pelabuhan Israel. Greta dan teman-temannya dalam keadaan selamat dan sehat.”

Mengapa Israel memblokir armada Global Sumud?

Menurut Israel, armada bantuan tersebut memiliki hubungan dengan Hamas dan mengklaim memiliki bukti yang sama, yang dikumpulkannya selama operasi di Gaza.

Israel, sebagaimana dilaporkan oleh Times, juga menunjukkan surat dari tahun 2021 yang ditandatangani oleh mendiang pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh.

Israel juga menunjukkan dokumen kedua, yang diduga merupakan daftar Konferensi Rakyat untuk Palestina di Luar Negeri (PCPA) yang dituju Haniyeh dalam surat tahun 2021 tersebut.

Daftar tersebut menyebutkan Zaher Birawi sebagai salah satu karyawan PCPA, yang memiliki hubungan dengan Hamas, menurut Israel, dan merupakan tokoh kunci di balik Armada Sumud Global.

(***)