Menu

Pakar Ekonomi Nilai Jokowi Harus Bertanggung Jawab soal Kereta Cepat Whoosh

Zuratul 20 Oct 2025, 10:10
Pakar Ekonomi Nilai Jokowi Harus Bertanggung Jawab soal Kereta Cepat Whoosh. (X/Foto)
Pakar Ekonomi Nilai Jokowi Harus Bertanggung Jawab soal Kereta Cepat Whoosh. (X/Foto)

“Inilah sesatnya Jokowi,” ujarnya lantang. “Bukan karena dia jahat, tapi karena cara berpikirnya menyesatkan. Negara ini berjalan berdasarkan keinginan satu orang, bukan sistem.” 

Ia menilai obsesi membangun proyek fisik besar seperti bendungan, jalan tol, dan ibu kota baru hanya menjadi simbol, bukan solusi terhadap persoalan ekonomi rakyat.

Anthony menggambarkan proyek kereta cepat sebagai monster ekonomi yang akan terus menghantui keuangan negara. Ia menilai, meski pemerintah mengklaim tidak ada alokasi pembayaran bunga atau utang proyek di APBN 2025, pada kenyataannya beban itu tetap akan kembali ke rakyat. 

“BUMN yang menanggung, tapi uang BUMN juga uang rakyat. Jadi akhirnya tetap rakyat yang bayar,” ujarnya. 

Menurutnya, beban utang dan bunga proyek bisa berdampak panjang pada defisit anggaran, pelemahan nilai tukar, dan keterbatasan ruang fiskal pemerintah.

Di akhir pernyataannya, Anthony menyerukan pembentukan satuan tugas investigasi khusus yang melibatkan unsur independen, akademisi, dan masyarakat sipil. 

Halaman: 345Lihat Semua