BMKG Pekanbaru Imbau Waspada Potensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
RIAU24.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Provinsi Riau, Kamis (15/1/2026).
Kondisi tersebut diprakirakan terjadi pada siang, sore, hingga malam hari di beberapa wilayah, yaitu Kabupaten Kampar, Bengkalis, Kuantan Singingi, Siak, Rokan Hulu, Indragiri Hulu, serta Kota Pekanbaru. Masyarakat di wilayah-wilayah tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Secara keseluruhan, pola cuaca di Riau hari ini akan bervariasi. Pada pagi hari, kondisi didominasi kekaburan hingga berawan. Memasuki siang hingga sore, cuaca umumnya cerah berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di wilayah seperti Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Bengkalis, Siak, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.
Pada malam hari, potensi hujan ringan hingga sedang diperkirakan meluas ke lebih banyak daerah, mencakup Kabupaten Rokan Hilir, Pelalawan, dan Kota Pekanbaru, selain wilayah-wilayah yang sudah disebutkan sebelumnya. Menjelang dini hari, cuaca kembali diprakirakan berkabut hingga berawan.
Data Lingkungan dan Titik Panas
Berikut adalah data pendukung kondisi cuaca di Riau:
· Suhu Udara: 23°C – 33° Celsius.
· Kelembapan Udara: 55% – 99%.
· Gelombang Laut: Tinggi 0,5 – 1,25 meter (kategori rendah), aman untuk pelayaran skala kecil.
Selain itu, pantauan terkini BMKG hingga pukul 23.00 WIB menunjukkan terdapat 7 titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Riau. Titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Pelalawan (1 titik), Siak (1 titik), Rokan Hulu (2 titik), dan Kota Dumai (3 titik). Secara keseluruhan, Pulau Sumatera mencatat 44 titik panas.
"BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem ini, terutama bagi yang beraktivitas pada malam hari," ujar Alfa Nataris, Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, dalam siaran di Programa-1 RRI Pekanbaru.
Masyarakat juga dihimbau untuk senantiasa memantau informasi perkembangan cuaca terkini melalui kanal-kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak yang mungkin timbul, seperti genangan air, pohon tumbang, atau gangguan lain.