Siswa SMPN 1 Bantan Olah Bunga Telang dan Rempah Jadi Produk Bernilai Jual
“Kami ingin siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu melihat potensi ekonomi dari tanaman di sekitar mereka. Ini menjadi bekal penting bagi masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Bantan, Sri Rahayu, memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan siswa. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan visi sekolah dalam menciptakan pembelajaran berbasis praktik, kreatif, dan aplikatif.
“Inovasi ini membuktikan bahwa SMPN 1 Bantan mampu mencetak generasi mandiri. Kami berharap produk seperti Kopi Telang dan Teh Herbal dapat menjadi ciri khas sekolah,” tuturnya.
Sebagai bagian dari pembelajaran berbasis lingkungan hidup, SMPN 1 Bantan juga mengembangkan taman mini bunga telang dan apotek hidup di lingkungan sekolah. Berbagai tanaman seperti telang, rosella, serai, jahe, dan kunyit dibudidayakan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga dan dijadikan produk olahan unggulan sekolah.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga keterampilan wirausaha yang dapat menjadi bekal berharga setelah menyelesaikan pendidikan di SMPN 1 Bantan.
Inovasi pangan lokal ini diharapkan mampu menginspirasi sekolah lain di Kabupaten Bengkalis dalam mengembangkan potensi lingkungan sekitar secara berkelanjutan. penggilingan yang higienis, rempah-rempah tersebut diolah menjadi tepung herbal yang praktis digunakan serta teh herbal yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.