Pemkab Siak Dukung Green for Riau Initiative sebagai Upaya Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca
RIAU24.COM - PEKANBARU – Pemerintah Kabupaten Siak menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) melalui kolaborasi lintas daerah hingga internasional. Dukungan tersebut disampaikan dalam Lokakarya dan Dialog Multipihak Green for Riau Initiative: Rencana Aksi Mitigasi, Safeguards, dan Aktor Kunci, yang digelar di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Kamis (29/1/2026).
Bupati Siak Afni menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Republik Indonesia dalam mencapai target FOLU Net Sink 2030, sebagai strategi nasional penurunan emisi gas rumah kaca. Menurutnya, pemerintah kabupaten dan kota pada prinsipnya mengikuti serta mendukung arah kebijakan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Riau.
“Kegiatan ini berkaitan dengan kerja sama dan komitmen pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca. Pada prinsipnya kami mengikuti kebijakan provinsi dan tentu mendukung upaya tersebut,” ujar Afni usai kegiatan.
Afni menjelaskan, Kabupaten Siak memiliki kawasan konservasi yang cukup luas dan menjadi modal penting dalam mendukung agenda mitigasi perubahan iklim. Oleh karena itu, Pemkab Siak mendukung penuh Green for Riau Initiative dan berharap manfaat dari inisiatif tersebut dapat dirasakan hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
“Jika Provinsi Riau nantinya memperoleh manfaat sebagaimana yang terjadi di Kalimantan Timur, kami berharap manfaat tersebut juga dapat dirasakan oleh kabupaten dan kota yang memiliki kawasan konservasi dan turut berjuang menjaganya,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa Green for Riau Initiative diposisikan sebagai platform implementatif untuk memperkuat aksi mitigasi perubahan iklim di Provinsi Riau, khususnya pada sektor berbasis lahan.
“Green for Riau dirancang untuk menyelaraskan kebijakan, proses teknis, serta kolaborasi multipihak, agar penguatan aksi mitigasi di sektor berbasis lahan dapat berjalan lebih konkret dan terukur,” jelas SF Hariyanto.
Dukungan juga datang dari mitra internasional. Perwakilan Departemen Pemerintah Inggris dari Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Saul Hathaway, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Riau dalam menginisiasi Green for Riau Initiative.
“Ini lebih dari sekadar lokakarya. Ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan bersama menuju aksi lanskap dan lingkungan yang berkelanjutan. Green for Riau membentuk cara kita mengelola hutan dan lahan gambut di Riau, dengan mengakui ekosistem ini sebagai tulang punggung ekonomi lokal yang tangguh dan hijau,” ujar Head of Nature Finance tersebut.
Ia menambahkan, melalui penguatan tata kelola serta partisipasi pasar karbon berintegritas tinggi, Green for Riau Initiative membuka peluang investasi berkelanjutan jangka panjang yang sejalan dengan prioritas pembangunan daerah dan target iklim nasional Indonesia.
Melalui dialog multipihak ini, Pemerintah Kabupaten Siak berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta mitra internasional dapat mendorong implementasi rencana aksi mitigasi secara nyata, sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Siak.(Lin)