Menu

Tak Pandai Baca Situasi Kabinet Disinyalir yang Membuat Petinggi BEI dan OJK Mundur Berjamaah

Azhar 1 Feb 2026, 22:38
Ilustrasi BEI dan OJK. Sumber: Internet
Ilustrasi BEI dan OJK. Sumber: Internet

RIAU24.COM -Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto meyakini mundurnya petinggi Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena mereka gagal menangkap ambisi pemerintah untuk keluar dari krisis ekonomi.

"Faktor utama gelombang pengunduran diri mereka karena ketidakmampuan mengantisipasi kondisi dan situasi kekinian yang memberikan dampak signifikan," ujarnya, dikutip dari rmol.id. Minggu, 1 Februari 2026.

Bukti pentolan BEI gagal meredam gejolak pasar ditandai dengan pembekuan puluhan saham emiten. Hal ini terjadi karena gagal memenuhi persyaratan free float (kepemilikan saham publik).

Faktor lain adanya perbedaan pandangan atau langkah dalam pengambilan keputusan dengan tim ekonomi di kabinet.

"Tentunya agenda utama Prabowonomics menjadi acuan kabinet saat ini dan itu harus satu komando," ujarnya.

Kondisi ini pasti berdampak besar bagi kalangan elite. 

"Meski pada dasarnya, gejolak pasar tidak langsung dirasakan rakyat menengah ke bawah," ujarnya.