Polres Siak Resmi Terapkan Penggunaan Tanjak dan Selempang Setiap Jumat
RIAU24.COM - SIAK – Jajaran Polres Siak resmi melaunching penggunaan tanjak dan selempang bagi personel Polri dan ASN Polri dalam apel yang digelar di Lapangan Hijau belakang Polres Siak, Jumat (20/2/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan nilai budaya Melayu di lingkungan Polri.
Apel yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar selaku Inspektur Upacara. Turut hadir Wakapolres Siak Kompol Akira Ceria, para Pejabat Utama Polres Siak, Kapolsek jajaran, serta tokoh adat dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).
Launching ditandai dengan pemasangan tanjak dan selempang kepada perwakilan personel oleh Kapolres Siak bersama tokoh adat, sebagai simbol harmonisasi antara institusi Polri dan kearifan lokal Melayu.
Dalam amanatnya, Kapolres Siak menegaskan bahwa tanjak bukan sekadar atribut, melainkan simbol marwah, kehormatan, dan kedewasaan sikap dalam budaya Melayu. Sementara selempang melambangkan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan kejujuran dan keteguhan.
“Penggunaan tanjak dan selempang ini merupakan pendekatan kultural untuk membangun kepercayaan publik. Polri harus hadir sebagai penegak hukum sekaligus bagian dari masyarakat yang menghormati nilai-nilai lokal,” tegas Kapolres.
Ia juga menyampaikan bahwa mulai 20 Februari 2026, penggunaan tanjak dan selempang ditetapkan sebagai atribut resmi yang dikenakan setiap hari Jumat oleh personel jajaran Polda Riau, termasuk Polres Siak.
Sementara itu, Ketua LAMR Kecamatan Dayun, Datuk Sahari, mengapresiasi langkah Polres Siak yang dinilainya sebagai bentuk nyata penghormatan institusi negara terhadap adat dan jati diri Melayu.
Prosesi apel berlangsung khidmat, tertib, dan penuh nuansa budaya, sekaligus menjadi simbol bahwa profesionalitas Polri dan nilai adat dapat berjalan seiring dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan semangat “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah — Takkan Melayu Hilang di Bumi”, Polres Siak menegaskan komitmennya menjaga kamtibmas yang kondusif dengan pendekatan humanis dan berakar pada budaya lokal.(Lin)