Menu

Apa Kabar Kebijakan Hemat BBM Lewat WFH

Azhar 16 Mar 2026, 20:48
Ilustrasi work from home. Sumber: Internet
Ilustrasi work from home. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Nasdem Komisi II DPR RI, Ujang Bey menyebut wacana kebijakan work from home (WFH) sebagai langkah penghematan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) harus dibuat dengan jelas dan terukur.

"Ketika nanti pemerintah akan menerapkan WFH, saya kira pemerintah perlu juga membuat desain WFH ini dengan jelas dan terukur," ujarnya dikutip dari rmol.id, Senin, 16 Maret 2026.

Menurutnya, hal tersebut menanggapi usulan berbagai pihak agar PNS bekerja dari rumah atau WFH sebagai upaya efisiensi BBM di tengah potensi dampak ekonomi akibat perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran di Timur Tengah. 

Salah satunya dari usulan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. 

"Saya sebagai anggota Komisi II mengapresiasi usulan tersebut (WFH) dalam rangka efisiensi BBM. Memang beberapa hari lagi juga kita akan menghadapi libur Hari Raya Idulfitri dan Nyepi," ujarnya.

Tambahnya, pemerintah juga harus menghitung secara detail potensi penghematan BBM dari kebijakan tersebut. 

Serta tetap menjalankan pelayanan publik, meski diterapkan WFH.

"(Perlu dihitung) baik secara data berapa BBM yang kita mau hemat serta bagaimana pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan dengan baik dan efektif meskipun WFH diberlakukan," sebutnya.