Dukung Swasembada Pangan, Polres Siak Matangkan Proyek Jagung Pipil 12 Hektare
RIAU24.COM - SIAK – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat oleh jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni melalui persiapan penanaman jagung pipil seluas 12 hektare di Jalan Pencing Lestari, RT 03 RW 02, Dusun Air Jambai, Kampung Jambai Makmur, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.
Persiapan tersebut dimatangkan melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa rapat teknis melalui Zoom Meeting yang dipimpin dari Polda Riau pada Kamis (11/6/2026) pukul 15.00 WIB. Selanjutnya, kegiatan ditindaklanjuti dengan rapat tatap muka yang berlangsung di Ruang Bag SDM Polres Siak pada Jumat (12/6/2026) pukul 10.30 WIB.
Rapat tersebut dihadiri Karo SDM Polda Riau Kombes Pol Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., Kasubbagmutjab Bagbinkar Ro SDM Polda Riau Kompol Imam Wahyu Pramono, S.I.K., M.Si., Kabag SDM Polres Siak Kompol Sohermansyah, S.H., Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani, S.H., M.H., Kanit Binmas Polsek Kandis Iptu Hendrizon HZ, personel Bhabinkamtibmas, Staf Ahli Karo SDM, serta perwakilan masyarakat dan mitra proyek, Lintong Sinambela dan Michael Daniel Situmorang.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek teknis dan kesiapan lapangan guna memastikan program penanaman jagung dapat berjalan sesuai rencana. Dari total kawasan yang dipersiapkan, saat ini telah tersedia lahan efektif seluas 12 hektare yang terbagi dalam dua pola pengelolaan. Sebanyak 4 hektare akan dikelola oleh kelompok tani setempat, sedangkan 8 hektare lainnya dikelola secara mandiri oleh tim proyek Kandis.
Kondisi lahan juga telah dinyatakan siap untuk memasuki tahap penanaman. Seluruh area telah melalui proses pengolahan tanah menggunakan sistem rotary dan telah diberikan pupuk kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah sebelum proses penyemaian benih dilakukan.
Untuk memaksimalkan pengelolaan dan perawatan tanaman, penanaman akan dilakukan secara bertahap dalam dua blok waktu. Blok pertama dijadwalkan mulai ditanam pada pekan ketiga Juni 2026, sementara blok kedua akan memasuki masa tanam pada Juli 2026.