Menu

Desakan Menarik Semua Tentara dan Polri di Lebanon

Azhar 31 Mar 2026, 19:25
TNI di Lebanon. Sumber: BBC
TNI di Lebanon. Sumber: BBC

RIAU24.COM - Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengusulkan penarikan seluruh pasukan perdamaian Indonesia di Lebanon.

Desakan ini menyusul gugurnya tiga prajurit TNI akibat serangan Israel ke sekitar markas Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL), dikutip dari inilah.com, Selasa, 31 Maret 2026.

Penarikan pasukan perlu menjadi pertimbangan, terlebih jika tidak ada jaminan keamanan bagi prajurit Indonesia.

"Kalau tidak ada jaminan keselamatan bagi pasukan misi perdamaian kita yang merupakan pasukan penjaga perdamaian maka MPR meminta agar pemerintah mempertimbangkan untuk menarik seluruh pasukan yang ada di Lebanon," sebutnya.

Serta telah sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang memerintahkan negara untuk melindungi setiap warga negaranya.

"Sesuai dengan konstitusi yang memerintahkan untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia agar Indonesia menarik pasukannya dalam misi perdamaian tersebut karena ini adalah daerah yang membahayakan bagi keselamatan TNI seperti yang terjadi di Lebanon selatan ini," ujarnya.

Dia hanya bisa mengutuk serangan itu dengan menyebut serangan berulang Israel merupakan tindakan biadab karena telah merenggut nyawa prajurit yang tengah menjalankan misi perdamaian.